Gairah Membaca di Kalangan Bookaholic

  • 07 Okt 2025 09:37 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Ditengah derasnya arus digitalisasi dan hiburan berbasis layar, masih ada kelompok yang setia mencintai aroma kertas dan keheningan saat membaca. Mereka dikenal sebagai bookaholic, para pecinta buku sejati yang menjadikan membaca sebagai kebutuhan utama dalam keseharian.

Fenomena bookaholic kini kembali menarik perhatian publik, terutama dengan meningkatnya minat terhadap komunitas literasi dan toko buku independen. Banyak di antara mereka yang tidak hanya membaca untuk hiburan, tetapi juga untuk memperkaya wawasan dan memperdalam empati terhadap berbagai kisah kehidupan.

Menurut sejumlah pengamat literasi, meningkatnya aktivitas membaca di kalangan anak muda menunjukkan tren positif dalam budaya literasi Indonesia. Komunitas bookaholic juga berperan besar dalam menghidupkan kembali diskusi buku, kegiatan tukar baca, hingga pameran literasi yang semakin sering digelar di berbagai kota.

Media sosial turut menjadi wadah penting bagi para bookaholic untuk berbagi ulasan, rekomendasi, dan pengalaman membaca. Tagar seperti #Bookstagram dan #Booktok membantu mereka memperluas jaringan dan menularkan semangat membaca ke audiens yang lebih luas.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Ketersediaan waktu, harga buku, dan daya tarik konten digital masih menjadi hambatan bagi sebagian masyarakat untuk menumbuhkan minat baca. Namun, bagi para bookaholic, buku tetap menjadi tempat terbaik untuk beristirahat dari hiruk pikuk dunia modern.

Semangat para pecinta buku ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, bahwa membaca bukan sekadar kegiatan akademis, tetapi juga gaya hidup yang memperkaya pikiran dan memperhalus rasa. (Salsabila)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....