CoC Season 3 Ep.12 Menaklukkan Trik Deduksi Museum dan Sengitnya Territory Battle

  • 08 Agt 2026 22:02 WIB
  •  Wamena
Poin Utama
  • Persaingan Clash of Champions Season 3 Episode 12 menampilkan 16 champions terbaik yang bersaing dalam tantangan deduksi logis bernama Museum Suspect.
  • Pada tantangan Museum Suspect, 16 champions dibagi menjadi 8 tim berpasangan yang ditempatkan di dua ruangan terpisah dengan komunikasi hanya melalui panggilan suara.
  • Enam peserta dari tantangan Museum Suspect harus melanjutkan pertandingan ke babak Death Match Territory Battle.

RRI.CO.ID, JAKARTA – Persaingan Clash of Champions (CoC) Season 3 memasuki babak yang kian memanas di Episode 12 (8/8). Sebanyak 16 champions kembali bertarung sengit dalam misi deduksi logis bernuansa detektif, "Museum Suspect", sebelum akhirnya 6 peserta masuk ke babak Death Match "Territory Battle".

Pada tantangan bertajuk Museum Suspect, ke-16 champions dibagi menjadi 8 tim berpasangan. Masing-masing tim ditempatkan terpisah di dua ruangan, Main Hall Museum dan Security Room, di mana komunikasi hanya dapat dilakukan via panggilan suara.

Misi para champions adalah memecahkan kasus pencurian artefak berharga "Kalung Candra Pamungkas". Pada permainan bertajuk "Museum Suspect" keluar sebagai peringkat 1 yaitu tim Christoffer & Fernando, disusul tim Alia & Bunayya, dan mengekor dibelakangnya ada tim Gita & Nasywaa.

Berdasarkan hasil akumulasi koin yang terkumpul, 6 champions di peringkat bawah yaitu Rex, Kemal, Jordan, Thomas, Steven, dan Stanley harus berjuang hidup dan mati di babak Death Match 'Territory Battle'.

Dalam permainan berbasis papan 24 area ini, para peserta bertanding secara one on one menjawab soal-soal subtes UTBK SNBT seperti Pengetahuan Kuantitatif, Penalaran Umum, hingga Literasi Bahasa Inggris.

Strategi perebutan wilayah dan penggunaan kartu defense menjadi kunci vital dalam death match kali ini. Setelah persaingan ketat hingga area papan didominasi oleh warna abu-abu yang berarti hangus, hingga malam ini (8/8) Rex dan Steven berhasil memimpin sebagai penyintas utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....