Aksi Justin Bieber di Coachella 2026 Tuai Kontroversi

  • 14 Apr 2026 16:19 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, CALIFORNIA – Panggung utama Coachella 2026 mendadak jadi sorotan dunia, namun bukan karena kemegahan produksinya. Justin Bieber, yang didapuk sebagai salah satu headliner utama, memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar dan pengamat musik setelah tampil dengan konsep yang dianggap "terlalu santai" untuk artis sekelasnya.

Meskipun dikabarkan menerima bayaran fantastis mencapai USD$10 juta atau setara Rp170 miliar, Bieber justru tampil dengan gaya yang jauh dari kesan glamor. Mengenakan hoodie dan celana pendek, penyanyi berusia 32 tahun ini membawa suasana kamar ke atas panggung besar.

Alih-alih menyuguhkan koreografi kompleks atau tata cahaya yang menggelegar, Bieber memilih pendekatan minimalis. Di tengah set penampilannya, ia duduk di depan sebuah laptop dan memutar lagu-lagu hits lamanya langsung dari YouTube.

Layar raksasa Coachella yang biasanya menampilkan visual artistik, justru menunjukkan antarmuka browser saat Bieber menelusuri video klip ikoniknya seperti "Baby" dan "Never Say Never". Ia bernyanyi secara raw (mentah) mengikuti musik dari video tersebut, seolah sedang melakukan sesi karaoke eksklusif bersama puluhan ribu penonton.

Penampilan ini langsung membelah opini publik di media sosial, sebagian fans setia Beliebers memuji keberanian Bieber untuk tampil jujur dan intim. Mereka menganggap ini adalah bentuk kerentanan seorang artis yang ingin terhubung kembali dengan masa lalunya setelah sempat vakum akibat masalah kesehatan.

Sementara kritik tajam datang dari penonton yang merasa "dirampok". Dengan harga tiket yang mahal dan bayaran artis yang mencapai angka ratusan miliar rupiah, penggunaan YouTube di atas panggung dianggap sebagai bentuk kurangnya persiapan atau low effort.

"Kami datang untuk melihat konser kelas dunia, bukan melihat seseorang berselancar di internet dengan hoodie seharga 10 juta dolar," tulis salah satu netizen di platform X.

Di sisi lain, beberapa sumber menyebutkan bahwa konsep ini adalah pesan simbolis tentang perjalanan karier Bieber yang memang bermula dari YouTube. Dengan memutar video lamanya, Bieber seolah ingin menunjukkan bahwa meski ia kini adalah megabintang dengan bayaran Rp170 miliar, ia tetaplah anak laki-laki yang sama dengan yang ditemukan di internet belasan tahun lalu.

Terlepas dari kritikan yang ada, aksi Justin Bieber di Coachella 2026 ini dipastikan akan menjadi salah satu momen paling dibicarakan dalam sejarah festival musik tersebut, membuktikan bahwa Bieber tetap punya cara sendiri untuk mencuri perhatian dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....