Makna Lagu Anson Seabra-Hard To Be Human
- 25 Jan 2026 20:42 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Lagu "Hard To Be Human" karya Anson Seabra adalah sebuah refleksi jujur tentang betapa melelahkannya menjalani kehidupan dewasa dengan segala tekanan mental dan emosional yang ada. Dirilis pada tahun 2022, lagu ini dengan cepat menyentuh hati pendengar karena kejujurannya dalam menggambarkan rasa cemas dan ketidakpastian.
Secara harfiah, judulnya berarti "Sulit Menjadi Manusia." Maknanya merujuk pada beban emosional yang harus dipikul seseorang sehari-hari. Seabra menceritakan bagaimana rasanya terus-menerus merasa hancur ("all the wreckage") dan memiliki kekosongan yang menyakitkan di dada ("this hole full of hurt").
Dalam liriknya, Seabra mengakui bahwa dia sering tidak tahu apa yang sedang dia lakukan:
"Don't know what I'm doing half the time" ini menggambarkan fenomena imposter syndrome atau perasaan tersesat di tengah tuntutan dunia. Ia merasa tidak memiliki "cetak biru" atau panduan hidup ("wish I had a blueprint for life") dan hanya merasa seperti titik kecil di planet yang luas.
Lagu ini menyebutkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering kita lakukan untuk melarikan diri dari kenyataan, namun sebenarnya tidak membantu dalam jangka panjang, seperti:
* Meminum kopi terus-menerus meski jantung berdebar hanya agar bisa bangun dari tempat tidur.
* Menghabiskan waktu berjam-jam di depan ponsel atau komputer hanya untuk melupakan kekacauan di dunia luar.
Ada bagian di mana ia merasa tenang sejenak saat mendengarkan kicau burung, namun perasaan itu cepat hilang. Makna mendalamnya adalah bahwa bagi orang yang berjuang dengan kesehatan mental, momen-momen "normal" seringkali terasa singkat dan rapuh sebelum akhirnya kembali jatuh ke dalam kecemasan.
Lagu ini adalah sebuah "surat terbuka" bagi siapa saja yang merasa lelah berpura-pura baik-baik saja. Anson Seabra ingin menyampaikan bahwa merasa sulit menjadi manusia adalah hal yang manusiawi itu sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....