Apresiasi & Karpet Merah Gubernur untuk Paskibraka saat Malam Resepsi Kenegaraan

  • 18 Agt 2026 15:31 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Suasana malam resepsi kenegaraan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Provinsi Papua Pegunungan berjalan penuh khidmat, Senin (17/8/2026). Di balik riuhnya tepuk tangan, ada momen emosional yang menyentuh hati.

Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, tidak kuasa menahan air mata haru saat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang sukses menjalankan tugas mereka secara maksimal.

Bagi sang Gubernur, keberhasilan ini bukan sekadar rutinitas upacara. Ini adalah bukti nyata dari kokohnya rasa nasionalisme di pundak generasi muda di provinsi Papua Pegunungan, Provinsi yang barus saja demakarkan.

"Sekali Merah Putih Berkibar, Tetap Merah Putih!"

Paskibraka saat melaksanakan tugas di Lapangan Pendidikan Wamena (RRI/Ronny)

Di hadapan para remaja terpilih, Gubernur John Tabo mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi dan formasi luar biasa yang ditunjukkan di lapangan. Suksesnya pengibaran bendera ini dinilai sebagai wujud nyata rasa cinta tanah air yang mendalam dari pelosok pegunungan Papua.

"Rasa memiliki negara ini, bangsa ini, rasa memiliki Merah Putih. Kalian sudah kibarkan Merah Putih yang luar biasa di Papua Pegunungan. Sekali anda kibarkan Merah Putih, tetap Merah Putih di Papua Pegunungan," ujar John Tabo dengan suara bergetar menahan haru.

Gubernur juga secara khusus berterima kasih kepada jajaran Polres Jayawijaya (Polri) yang bertindak sebagai tim pelatih tahun ini. Sebagai bentuk rotasi sinergi, ia merencanakan untuk mempercayakan kembali proses pendidikan Paskibraka tahun depan kepada jajaran TNI.

Terharu Kenangan Masa Lalu dan Harapan Masa Depan

Melihat Sang Saka Merah Putih berkibar megah di provinsi yang baru seumur jagung ini membuat memori mantan Bupati Tolikara tersebut kembali ke masa lalu. Mengingat bagaimana wilayah ini dahulu berjuang di tengah segala keterbatasan fasilitas dan infrastruktur.

John Tabo pun tak kuasa menahan air mata. Tangis harus pecah saat menyadari bahwa kini anak-anak asli Papua Pegununganlah yang memegang kendali atas nasib daerahnya sendiri.

"Saya bangga melihat adik-adik ini kibarkan bendera. Dulu segala kekurangan, sekarang kita yang pimpin negeri ini, kamu cari siapa lagi? Mari kita buat yang terbaik untuk negeri ini, buat masa depan anak-anak dan adik-adik kita," ucapnya sambil mencucurkan air mata.

Karpet Merah Menuju Akpol, Akabri, dan IPDN

Tos jamuan kehormatan pada malam resepsi kenegaraan (RRI/Ist)

Sebagai wujud nyata dari rasa haru dan terima kasihnya, Gubernur John Tabo tidak ingin apresiasi ini berhenti pada piagam penghargaan semata. Ia langsung memberikan instruksi tegas kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait untuk memberikan "karpet merah" atau prioritas utama bagi seluruh anggota Paskibraka tahun 2026 yang ingin melanjutkan pendidikan kedinasan.

Gubernur menegaskan bahwa sertifikat Paskibraka tingkat provinsi ini harus menjadi kunci pembuka jalan bagi mereka untuk masuk ke sekolah-sekolah kedinasan bergengsi seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Akabri (TNI), maupun Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

"Catat baik Pak Sekda, OPD ingat adik-adik ini! Kalau besok mereka mau pergi sekolah, misalnya mau masuk Akpol, Akabri, atau IPDN, maka OPD teknis di Papua Pegunungan harus memberikan prioritas kepada mereka. Mereka tunjukkan sertifikat pengibar Sang Merah Putih, berikan mereka ruang untuk pergi sekolah," tegas John Tabo yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan riuh dari para anggota Paskibraka.

Malam resepsi itu pun ditutup dengan keyakinan baru. Di bawah kepemimpinan John Tabo dan Ones Pahabol, investasi terbesar Papua Pegunungan tidak lagi hanya tentang pembangunan fisik, melainkan jaminan masa depan bagi anak-anak daerah yang telah mengharumkan nama provinsi Papua Pegunungan (*).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....