Ini Penyebab Kendaraan Tertahan di Jalan Trans Papua

  • 15 Sep 2023 22:01 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Sudah hampir sebulan lamanya, sejumlah kendaraan dikabarkan tertahan di jalan Trans Papua ruas Wamena-Jayapura. Hal itu diakibatkan, adanya longsor dan pengerjaan di ruas jalan tersebut.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Wamena Fransiskus Rendra Subekti menjelaskan, saat ini terdapat dua titik terjadinya longsor di Jalan Trans Papua ruas Wamena-Jayapura. Selain itu, pihaknya juga sedang menurunkan kemiringan badan jalan, sepanjang 2,3 km.

“Kendaraan lajuran khususnya yang dari Jayapura memang sedikit terhambat, karena di kilo 130 hingga 133 itu kita sedang mengerjakan kemiringan badan jalan. Kalau longsor itu terjadi di kilometer 98 dan itu cukup besar tapi kita sementara bersihkan,” ungkap Fransiskus Rendra Subekti kepada rri.co.id di ruang kerjanya, Jumat (15/9/2023).



Rendra membantah, jika pihaknya menutup arus lalu lintas di jalan Trans Papua. Sebab, akan mendapat penolakan dari para sopir lajuran, yang selama ini mengangkut sembako serta bahan bangunan dari Jayapura ke wilayah Papua Pegunungan.

“Tidak ada penutupan jalan di sana, kami sudah berdiskusi dengan para sopir lajuran terkait hal itu. Kami sementara pikirkan untuk rekayasa lalu lintas di sana. Jadi, kita kerjakan dari pagi hingga sore hari, setelah sore kita tarik beberapa kendaraan untuk melintas, tapi itu masih kita pertimbangkan. Kan badan jalan kita (Jalan Trans Papua, red) cuma satu, jadi otomatis saat kita kerjakan, kendaraan tidak dapat melintas,”jelasnya.

Lanjutnya, penurunan kemiringan badan jalan dimaksudkan, untuk memudahkan kendaraan tanpa double gardan melintasi jalan itu. Selain menurunkan kemiringan badan jalan, pihaknya juga memprogramkan untuk melakukan pengaspalan di ruas jalan tersebut.

“Di ruas jalan itu kemiringannya masih cukup tinggi, sekitar 24 persen dan kita mau turunkan hingga 15 persen. Supaya memudahkan kendaraan tanpa double gardan untuk melintas. Rencananya, di sepanjang jalan itu sekitar 2,3 kilometer kita akan aspal, setelah kemiringannya diturunkan,”tambahnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....