Bupati Nduga Tinjau Lapter Swadaya Masyarakat, Warga Sampaikan Aspirasi

  • 13 Jun 2026 00:53 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Ketua Tim Peduli Pembangunan Distrik Trikora-Kora, Kabupaten Nduga, Anianus Heluka, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nduga atas kunjungan kerja yang dilakukan ke wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Kepada RRI, Anianus Heluka mengatakan kunjungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Nduga bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 9 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat Distrik Trikora-Kora.

Menurutnya, sejak 1992 hingga 2026, wilayah tersebut belum pernah mendapat kunjungan langsung dari pemerintah daerah. Karena itu, kehadiran Bupati bersama jajaran dinilai sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kondisi masyarakat di daerah pedalaman.

"Dalam kunjungan tersebut, Bupati bersama Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Tata Pemerintahan melihat langsung kondisi masyarakat serta mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan warga," ujar Anianus.

Selain bertemu masyarakat, rombongan Pemerintah Kabupaten Nduga juga meninjau pembangunan empat lapangan terbang (lapter) yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Keempat lapter tersebut yakni Lapter Bitngunulingge, Kweapmbel, Nginginem, dan Ndinggilmu.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Nduga juga menyerahkan pembayaran upah kerja kepada para pekerja yang terlibat dalam pembangunan lapangan terbang. Masing-masing lapter menerima dana sebesar Rp380 juta, sehingga total anggaran yang disalurkan mencapai Rp1miliar 520 juta miliar.

Atas perhatian tersebut, Anianus Heluka yang mewakili masyarakat, tokoh adat, tokoh gereja, tokoh pemuda, dan tokoh intelektual Distrik Trikora-Kora menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Nduga.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Nduga yang telah datang melihat langsung kondisi masyarakat serta mendukung pembangunan yang sedang kami lakukan secara swadaya," katanya.

Anianus juga berharap Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dapat meninjau langsung pembangunan lapangan terbang yang telah dibangun masyarakat. Menurutnya, keberadaan fasilitas transportasi udara sangat penting untuk membuka akses masyarakat di wilayah pegunungan yang masih sulit dijangkau.

Meski pembangunan lapangan terbang telah dilakukan, kata dia, sejumlah fasilitas pendukung masih belum tersedia, seperti kantor operasional dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi pilot dan petugas penerbangan.

Karena itu, ia meminta dukungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk membantu melengkapi sarana dan prasarana yang masih dibutuhkan.

Selain kepada pemerintah provinsi, Anianus juga berharap Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan dapat memberikan dukungan berupa subsidi penerbangan ke Distrik Trikora-Kora agar pelayanan transportasi udara dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini masyarakat setempat masih menghadapi keterbatasan akses transportasi. Untuk mencapai Wamena, warga harus berjalan kaki selama empat hingga lima hari karena belum tersedianya akses transportasi yang memadai.

"Kami berharap adanya dukungan pemerintah sehingga akses transportasi bagi masyarakat dapat semakin baik dan pelayanan publik dapat menjangkau wilayah kami," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....