Yahukimo Tergolong Daerah 3T, Pemda Harap Tambahan Anggaran

  • 01 Jan 2026 15:43 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan merupakan salah satu daerah yang tergolong daerah 3T yaitu wilayah di Indonesia yang termasuk kategori Tertinggal, Terdepan, dan Terluar. Daerah dengan kondisi geografis, sosial, dan ekonomi yang kurang berkembang dibandingkan wilayah lain.

Dengan keterbatasan tersebut, 3T seringkali memiliki infrastruktur terbatas, dan terletak di wilayah perbatasan atau kepulauan terpencil, sehingga pemerintah fokus pada pemerataan pembangunan melalui berbagai program afirmasi seperti pendidikan dan infrastruktur.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Yahukimo berharap kedepan Pemerintah Pusat bisa menambah anggaran pembangunan yang dipotong melalui efisiensi sehingga pembangunan di Yahukimo bisa dilakukan dengan baik.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Yahukimo, Esau mIram, S.IP., usai penutupan sidang penetapan APBD Induk 2026 di Kantor DPRK Yahukimo pekan kemarin. Menurut Miram, harapan ini disampaikan karena APBD Induk 2026 telah menurun drastis dari tahun sebelumnya, yakni 1,9 triliun lebih dari sebelumya 2, triliun lebih.

Menurutnya APBD 2026 menurun drastis, padahal, Yahukimo termasuk daerah 3T. "Kami Yahukimo termasuk daerah 3T sehingga kami membutuhkan anggaran yang lebih besar untuk membangun daerah ini. Karena kami Kabupaten yang baru berkembang sehingga tentu membutuhkan anggaran," Harap Wakil Bupati Yahukimo.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Yahukimo telah menetapkan Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk tahun 2026 sebesar Rp. 1.999.703.597.918,00 . angka ini turun drastis dari tahun 2025 yakni 2 triliun lebih.

Diketahui Kabupaten Yahukimo memiliki luas Wilayah 17.152 km², terdiri dari 51 distrik dan 517 Kampung. 70 persen Distrik terletak di daerah pegunungan sehingga aksesnya hanya menggunakan pesawat dengan biaya carteran 20-70 Juta sekali terbang tergantung jarak.

Sementara itu 30 persen Distrik dan masyarakat ada di lembah yaitu 5 Distrik di akses dengan jalur darat dan Sungai. jalur darat, udara dan sungai adalah Distrik Dekai Pusat ibukota Kabupaten sedangkan 4 Distrik menggunakan jalur sungai dan pesawat udara.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....