Apakah Dengan Memeluk Pohon Bisa Bantu Redakan Stres?
- 03 Feb 2026 20:36 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Fenomena memeluk pohon bukan sekadar tren anak senja atau kegiatan spiritual tanpa dasar. Secara sains, praktik ini memiliki penjelasan medis yang cukup kuat dan sering disebut sebagai bagian dari Shinrin-yoku (mandi hutan) yang dipopulerkan di Jepang. Berikut adalah alasan ilmiah mengapa memeluk pohon bisa meredakan stres:
1. Pelepasan Hormon Kebahagiaan
Saat Anda memeluk pohon, tubuh akan merespons dengan cara yang mirip seperti saat memeluk manusia atau hewan peliharaan. Aktivitas ini memicu pelepasan hormon yang memberikan rasa tenang, kasih sayang, dan ikatan emosional. Membantu memperbaiki suasana hati (mood booster).
2. Teori Biofilia
Menurut hipotesis Biofilia yang dikemukakan oleh Edward O. Wilson, manusia memiliki kecenderungan bawaan untuk mencari hubungan dengan alam. Berinteraksi langsung dengan pohon (secara fisik) menurunkan kadar kortisol (hormon stres) dalam darah dan menurunkan denyut jantung.
3. Pengaruh Getaran (Vibrasi)
Penelitian yang dirangkum dalam buku Blinded by Science karya Matthew Silverstone menunjukkan bahwa pohon memiliki frekuensi getaran tertentu yang unik. Bersentuhan dengan pohon dapat membantu menyeimbangkan frekuensi getaran dalam tubuh manusia. Hal ini berdampak pada fungsi biologis, termasuk membantu meningkatkan konsentrasi dan meredakan kecemasan.
4. Fitonsida - Obat Alami dari Hutan
Pohon mengeluarkan senyawa organik yang disebut Fitonsida (minyak esensial kayu) untuk melindungi diri dari serangga dan jamur. Saat kita berada di dekat pohon dan menghirup udara di sekitarnya membuat sistem imun tubuh meningkat. Aktivitas sel pembunuh alami (Natural Killer cells) dalam tubuh yang melawan kanker dan virus jadi lebih aktif.
Tips Jika Ingin Mencobanya:
1. Cari Tempat Tenang, pilih taman atau hutan yang jauh dari kebisingan kota agar Anda bisa fokus pada pernapasan.
2. Jangan hanya memeluk secara formalitas; rasakan tekstur kulit pohon, aroma kayunya, dan suhu pohon tersebut.
3. Pastikan pohon yang Anda pilih kokoh dan jangan sampai merusak ekosistem di sekitarnya.
Di Islandia, dinas kehutanan mereka secara resmi menyarankan warganya untuk memeluk pohon selama masa isolasi pandemi untuk membantu mengatasi rasa kesepian dan kecemasan.