Kucing Berkeringat Melalui Telapak Kakinya
- 16 Okt 2025 07:59 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Kucing memiliki kelenjar keringat yang terutama terkonsentrasi di area tertentu di tubuh mereka, dan yang paling menonjol adalah di bantalan atau telapak kakinya (paw pads).
Tidak seperti manusia yang memiliki kelenjar keringat di hampir seluruh tubuh, kucing hanya memiliki kelenjar keringat yang berfungsi untuk termoregulasi (pengaturan suhu) di lokasi yang sangat spesifik, yaitu telapak kaki (pads): Ini adalah area utama di mana keringat dikeluarkan, dagu dan di sekitar Bibir. Jika Anda melihat jejak kaki basah kecil di lantai saat cuaca sangat panas, atau saat kucing Anda sedang ketakutan/stres, itu adalah keringat yang dikeluarkan dari telapak kakinya.
Meskipun kucing bisa berkeringat melalui telapak kakinya, ini bukanlah cara utama mereka untuk mendinginkan tubuh. Keringat yang dikeluarkan relatif sedikit karena sebagian besar tubuh mereka tertutup bulu. Cara utama kucing mengatur suhu tubuh dan mendinginkan diri adalah melalui:
1. Menjilati Bulu (Grooming), Penguapan air liur dari bulu adalah mekanisme pendinginan yang paling efisien pada kucing.
2. Kucing akan terengah-engah (terutama saat sangat kepanasan atau stres) untuk mengeluarkan panas melalui pernapasan.
3. Mereka mencari lantai keramik, kamar mandi, atau tempat lain yang dingin.
Selain karena panas, keringat di telapak kaki kucing juga seringkali merupakan respons terhadap emosi seperti stres, kecemasan, atau ketakutan. Ini mirip dengan bagaimana telapak tangan manusia bisa berkeringat saat gugup.
Misalnya, kucing sering meninggalkan jejak kaki basah di meja pemeriksaan dokter hewan karena mereka merasa cemas atau takut.