Mengapa Kucing Menjilat?

  • 12 Okt 2025 11:31 WIB
  •  Wamena

KBRN, Jayawijaya: Kucing menjilat, atau yang dikenal sebagai grooming, adalah perilaku yang sangat alami dan memiliki banyak fungsi penting, baik saat mereka menjilati diri sendiri, kucing lain (allogrooming), maupun manusia. Berikut adalah alasan-alasan utama mengapa kucing menjilat:

1. Kucing Menjilat Diri Sendiri (Self-Grooming)

Lidah kucing yang memiliki duri-duri kecil (papila) berfungsi seperti sisir, membersihkan kotoran, debu, dan rambut mati dari bulunya. Kucing berkeringat sangat sedikit (hanya melalui telapak kaki).

Saat cuaca panas, air liur yang tersebar di bulu akan menguap, menciptakan efek pendinginan.Menjilat membantu menyebarkan minyak alami (sebum) dari kelenjar kulit ke seluruh bulu. Ini menjaga bulu tetap sehat, berkilau, dan tahan air.

Perilaku menjilat adalah mekanisme menenangkan diri. Kucing sering menjilat saat cemas, gugup, atau hanya untuk merasa nyaman dan rileks. Jilatan lidah yang kasar dapat merangsang aliran darah di kulit.

Air liur kucing mengandung enzim yang dapat membantu membersihkan luka, sebagai upaya alami untuk mencegah infeksi (meskipun luka yang serius tetap harus diperiksa oleh dokter hewan).

2. Kucing Menjilat Kucing Lain atau Manusia

Menjilat orang lain adalah perilaku sosial yang disebut allogrooming. Kucing menunjukkan rasa nyaman, aman, dan kasih sayang yang mendalam, meniru perilaku induk kucing saat merawat anak-anaknya.

Kucing menganggap manusia atau kucing lain yang dijilat sebagai bagian dari kelompok mereka. Kucing memiliki kelenjar bau di sekitar mulut. Dengan menjilat, mereka menempelkan aroma khas mereka pada Anda, yang menandakan bahwa Anda adalah milik mereka atau bagian dari wilayah mereka.

Kucing mungkin telah belajar bahwa menjilat tangan atau wajah Anda akan menarik perhatian Anda, dan Anda akan merespons dengan belaian atau bicara.

Kucing mungkin menyukai rasa garam atau residu makanan (seperti losion atau sisa makanan) di kulit Anda. Terkadang, menjilat orang lain secara berlebihan juga bisa menjadi perilaku yang timbul karena rasa cemas atau stres.

Jika kucing tiba-tiba menjilat diri sendiri atau orang lain secara berlebihan (sampai bulu rontok atau kulit iritasi), ini bisa menjadi tanda adanya masalah medis (seperti alergi, kutu, infeksi, atau rasa sakit pada sendi) atau tanda stres/kecemasan yang parah. Dalam kasus ini, konsultasi dengan dokter hewan sangat dianjurkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....