Apakah Cokelat Penyebab Jerawat?

  • 10 Okt 2025 11:28 WIB
  •  Wamena

KBRN, Jayawijaya: Hubungan antara cokelat dan jerawat masih menjadi topik perdebatan, tetapi pandangan ahli saat ini cenderung menunjukkan bahwa bukan kakao (bahan dasar cokelat) murninya yang menyebabkan jerawat, melainkan kandungan tambahan di dalamnya. Singkatnya, cokelat murni bukan penyebab utama jerawat, tetapi jenis cokelat tertentu dapat memicu jerawat pada sebagian orang.

Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa biji kakao atau cokelat hitam (dengan kadar kakao tinggi dan gula rendah) secara langsung menyebabkan jerawat pada semua orang. Pemicu jerawat yang sebenarnya pada produk cokelat adalah kandungan tinggi dari:

1. Gula dan Karbohidrat Olahan

Cokelat susu atau cokelat batangan manis memiliki Indeks Glikemik (IG) yang tinggi. Konsumsi gula yang tinggi memicu lonjakan insulin, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produksi hormon tertentu (IGF-1). Peningkatan hormon ini dapat merangsang kelenjar minyak (sebum) dan menyebabkan peradangan, yang berujung pada jerawat.

2. Susu dan Produk Olahan Susu

Produk susu, terutama skim milk (susu rendah lemak), juga dikaitkan oleh beberapa penelitian dengan peningkatan risiko jerawat karena kandungan hormonal yang dapat memicu jerawat.

3. Lemak Jenuh

Lemak jenuh dalam jumlah tinggi di cokelat juga dapat berkontribusi pada peradangan sistemik. Para ahli dermatologi menegaskan bahwa jerawat adalah kondisi multifaktorial (banyak faktor) yang melibatkan produksi sebum berlebih, pori-pori tersumbat, bakteri (P. acnes), faktor hormonal dan genetik dan stres dan kebersihan kulit. Dampak cokelat sangat bergantung pada individu. Beberapa orang mungkin sangat sensitif terhadap makanan tinggi gula/susu dan langsung berjerawat setelah mengonsumsi cokelat, sementara yang lain tidak merasakan efek apa pun. Jika Anda rentan terhadap jerawat, para ahli umumnya menyarankan untuk pilih cokelat dengan kandungan kakao minimal 70% atau lebih tinggi, karena jenis ini mengandung gula yang jauh lebih rendah dan kaya antioksidan.

Jika Anda merasa jerawat Anda memburuk setelah makan cokelat tertentu (terutama cokelat susu manis), cobalah membatasi atau menghindarinya, dan perhatikan asupan makanan tinggi gula/susu lainnya. Mengatur berat badan, menghindari makanan cepat saji, makanan olahan, serta makanan tinggi gula dan lemak jenuh secara keseluruhan akan jauh lebih efektif daripada hanya menyalahkan cokelat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....