Ketupat, Makanan Tapi Punya Makna Mendalam!

  • 26 Mar 2025 20:41 WIB
  •  Wamena

Hari raya Idulfitri rasanya kurang lengkap tanpa hidangan khas di atas meja. Sederet makanan yang selalu dinantikan itu seperti opor ayam, sambal goreng ati, rendang daging, sayur lodeh yang semuanya disantap bersama dengan ketupat. Ya, suasana Idulfitri akan semakin kental dengan adanya ketupat.

Makanan yang terbuat dari beras, dibungkus anyaman janur yang direbus itu identic dengan Lebaran. Namun, tahukah kamukalau kata ‘ketupat’ atau disebut juga ‘kupat’ adalah sebuah singkatan dengan makna yang mendalam?

Buat kamu yang belum tahu, kata ‘kupat’ merupakan bahasa jawa yang memiliki dua singkatan, yaitu Ngaku Lepat dan Laku Papat, sebagaimana dijelaskan dalam situs resmi Sehat Negeriku Kemkes. Ngaku Lepat berarti mengakui kesalahan sehingga Lebaran pun identik dengan silahturami dan saling bermaaf – maafan.

Sedangkan Laku Papat berarti empat perbuatan – berdasarkan lahir yaitu takbir, zakat, salat Id dan silaturahmi. Sedangkan, berdasarkan batin yaitu lebaran, luberan, leburan dan laburan.

Masing – masing maknanya dijelaskan lebih lanjut oleh Dr. Fahrudin Faiz, dosen Aqidah Filsafat Islam di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lebaran berarti tuntasnya amal ibadah sehabis melaksanakan puasa Ramadhan. Maka dilanjutkan dengan Luberan atau melimpah yang berarti ajakan untuk berbagi, mengeluarkan zakat dan sedekah untuk orang yang membutuhkan.

Lalu, Leburan yang berarti dosa – dosa sesame harus dilebur atau dituntaskan. Terakhir dan puncaknya, yaitu Laburan. Laburan berarti menjernihkan hati dengan symbol kesucian. Oleh karena itu, Idulfitri pun menggenggam makna kembali fitri atau suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....