Pikon: Musik Khas Papua yang masih Bertahan

  • 26 Apr 2026 16:09 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Ditengah sejuknya udara Lembah Baliem, musik tidak hanya hadir sebagai hiburan. Pikon, alat musik tradisional ini dikenal luas di wilayah Lembah Baliem dan menjadi ciri khas masyarakat Papua Pegunungan.

Pikon terbuat dari bahan sederhana seperti bambu atau kayu kecil. Cara memainkannya pun unik, yakni dengan bantuan mulut dan tarikan tali kecil untuk menghasilkan getaran suara.

Meski terdengar sederhana, bunyi pikon memiliki karakter khas yang lembut dan ritmis. Suara tersebut kerap dimainkan saat waktu senggang, terutama di dalam honai atau rumah adat masyarakat setempat.

Bagi masyarakat setempat, pikon bukan sekadar alat musik. Ia memiliki nilai budaya dan spiritual, sering digunakan dalam upacara adat maupun sebagai sarana hiburan personal.

Bagi masyarakat pegunungan, pikon bukan sekadar alat hiburan. Instrumen ini juga mencerminkan kedekatan manusia dengan alam serta menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Musik di Wamena juga dapat disaksikan dalam berbagai festival budaya, seperti perhelatan tahunan di Lembah Baliem. Dalam acara ini, pertunjukan musik tradisional menjadi bagian penting yang menggambarkan kehidupan masyarakat.

Di tengah perkembangan musik modern, keberadaan pikon tetap dijaga oleh masyarakat. Generasi muda mulai diperkenalkan kembali dengan alat musik ini sebagai bentuk pelestarian budaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....