Gempa Bumi Tektonik M5,5 Guncang Kobagma, Tidak Berpotensi Tsunami
- 02 Sep 2026 11:46 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kobagma, Papua Pegunungan, Rabu (2/9/2026) pagi. Berdasarkan pemutakhiran analisis BMKG, gempa terjadi pukul 07.04.56 WIB atau 09.04.56 WIT dengan magnitudo 5,3 dan kedalaman 70 kilometer, Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,29° LS ; 139,31° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 55 km Timur Laut Kobagma, Papua Pegunungan. (Sumber: www.bmkg.go.id)
Gempa tersebut dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Papua Pegunungan hingga Kota Jayapura. Berdasarkan laporan masyarakat dalam rilis BMKG, getaran terasa di Wamena dan Kota Jayapura dengan intensitas II–III MMI, sedangkan Kabupaten Yahukimo merasakan getaran II MMI.
Pada skala II–III MMI, getaran dapat dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas. Sementara pada skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda yang digantung dapat terlihat bergoyang.
BMKG menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa bumi menengah yang dipicu deformasi di dalam kerak bumi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar turun atau normal fault. Episenter berada di daratan sehingga gempa ini tidak memicu ancaman tsunami. Data awal BMKG sempat mencatat magnitudo 5,5 dengan kedalaman 100 kilometer, sebelum dilakukan pemutakhiran parameter.
Hingga pemantauan yang tercantum dalam rilis BMKG pada pukul 07.21.56 WIB, belum terdeteksi aktivitas gempa bumi susulan. BMKG juga menyatakan belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan akibat guncangan tersebut.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa untuk mencegah risiko kecelakaan.
BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan dan menyampaikan informasi apabila terdapat perubahan. Masyarakat di Papua Pegunungan, termasuk Wamena dan Kobagma, diimbau memperoleh informasi terkait gempa melalui kanal resmi BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....