Majelis Daerah GPdI Papua Pegunungan Gelar Musyawarah Kerja Daerah
- 27 Agt 2026 21:46 WIB
- Wamena
Poin Utama
- Majelis Daerah GPdI Papua Pegunungan menyelenggarakan Musyawarah Kerja Daerah selama dua hari, tanggal 27-28 Agustus 2026 di Wamena.
- Acara dibuka oleh Gubernur Papua Pegunungan yang diwakili Asisten III Setda Dr. Lukas W. Kossay, menandakan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan.
- Mukerda menghadirkan pengurus dan pendeta GPdI dari 8 Kabupaten Papua Pegunungan dengan tema 'Bersehati Membangun Pelayanan yang Berbuah di Papua Pegunungan'.
RRI.CO.ID, Wamena – Majelis Daerah (MD) Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Provinsi Papua Pegunungan gelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda). Sidang Mukerda GPdI tersebut dibuka oleh Gubernur Papua Pegunungan yang diwakili Asisten III Setda Dr. Lukas W. Kossay, Kamis (27/08/26), sore.
Musyawarah yang dipusatkan di GPdI Elshadday Wamena ini mengusung tema ‘ Bersehati Membangun Pelayanan yang Berbuah di Papua Pegunungan’. Musyawarah akan digelar selama 2 hari yakni tanggal 27 – 28 Agustus 2026, dengan menghadirkan pengurus dan para pendeta GPdI dari 8 Kabupaten Papua Pegunungan.

Asisten III Setda Dr. Lukas W. Kossay dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Pegunungan mengatakan, hendaknya musyawarah GPdI bukan sekedar agenda organisasi akan tetapi menjadi ruang untuk mengevaluasi pelayanan yang sudah berjalan dan menyusun langkah – langkah pelayanan kedepan.
“Agar semakin baik dan semakin dirasakan manfaatnya oleh jemaat dan masyarakat di Papua Pegunungan. Saya melihat tema yang diangkat dalam Mukerda ini sangat baik yaitu Bersehati Membangun Pelayanan yang Berbuah di Papua Pegunungan” Katanya.
Menurutnya, kata Bersehati sangat penting karena dalam membangun Papua Pegunungan tidak bisa berjalan sendiri – sendiri. pemerintah membutuhkan gereja, gereja membutuhkan umat / masyarakat dan masyarakat membutuhkan semua pihak untuk berjalan bersama.
“Kita berbeda organisasi, berbeda latar belakang, bahkan berbeda cara melihat suatu persoalan, tapi jangan sampai perbedaan itu membuat kita kehilangan persaudaraan. Papua Pegunungan membutuhkan kedamaian, persatuan dan membutuhkan orang yang mau kerja dengan tulus” Ujar Kossay.
Oleh Karena itu, Asisten III mengajak seluruh pendeta dan hamba Tuhan serta tokoh – tokoh gereja untuk menjaga persatuan dan kedamaian di Papua Pegunungan di tengah berbagai tantangan yang ada. “Gereja harus menjadi tempat untuk menghadirkan pengharapan dan kesejukan bagi masyarakat” Ajak Kossay.
Ketua II Majelis Daerah GPdI Papua Pegunungan, Pdt. Alexander Mauri mengatakan, selama dua hari Mukerda GPdI, akan dilakukan evaluasi program kerja Majelis Daerah GPdI Papua Pegunungan yang masih bersifat sementara.

“Sebab kepengurusan MD saat ini adalah bersifat karakteker atau koordinator sementara, sehingga tugas koordinator mempersiapkan segala sesuatunya untuk terbentuknya kepengurusan Majelis Daerah yang definitif” Kata Mauri.
Oleh karena itu berdasarkan AD - ART GPdI bahwa pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang nanti akan berlangsung pada 2027 perlu ditetapkan ketentuan dan kriteria Musda melalui Mukerda saat ini. Mukerda untuk mengevaluasi dan membahas program kerja dan Musda untuk memilih kepengurusan atau keanggotaan organisasi GPdI.
“Untuk itu GPdI sejak berpisah dari provinsi induk Papua kita sudah 4 tahun berjalan tinggal 9 bulan kedepan lagi akan berakhir sehingga kita akan mempertanggungjawabkan, memaparkan semua yang sudah kami kerjakan kepada pimpinan GPdI Majelis Pusat (MP)” Jelasnya.
Sementara itu, ketua Panitia Mukerda GPdI Papua Pegunungan Yakobus Wuka, S.Sos., mengatakan, musyawarah ini selain untuk mengevaluasi dan membahas program kerja, tapi juga dimaksudkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, tata kelola administrasi dan perluasan pelayanan GPdI.

“Selama kegiatan berlangsung peserta akan mengikuti rangkaian sidang pleno dan sidang komisi yang dibagi dalam 3 fokus utama yaitu komisi administrasi dan keuangan, komisi manajemen organisasi dan komisi pelayanan dan misi” Ujar Yakobus Wuka.
Rangkaian kegiatan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) GPdI Papua Pegunungan itu dibuka dengan ibadah yang dipimpin Koordinator GPdI Papua Pegunungan Pdt. Stevanus Kafiar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....