Menginspirasi, Putri Papua Ruth Insos Simbiak Pidato Wisuda di University of Utah

  • 05 Agt 2026 08:12 WIB
  •  Wamena
Poin Utama
  • Ruth Grace Insos Simbiak dari Papua terpilih menyampaikan pidato kelulusan mewakili angkatannya di University of Utah.
  • Dalam pidatonya, Ruth berbagi pengalaman akademik dan perjuangan beradaptasi dengan budaya universitas di Amerika Serikat.
  • Ruth menghadapi culture shock karena perbedaan sistem pembelajaran dari satu arah di Indonesia menjadi budaya akademik interaktif yang mendorong partisipasi aktif di AS.

RRI.CO.ID, SALT LAKE CITY — Ruth Grace Insos Simbiak, mahasiswi asal Papua, Indonesia, meraih kehormatan besar setelah terpilih mewakili angkatannya untuk menyampaikan pidato kelulusan di University of Utah, Amerika Serikat.

Mengutip instagram pribadinya @ergesimbiak (5/8), dalam pidatonya yang penuh haru dan semangat, Ruth membagikan perjalanan akademik serta perjuangannya beradaptasi di negeri orang. Berasal dari latar belakang sistem pembelajaran satu arah di tanah air, ia mengaku sempat mengalami culture shock saat harus berhadapan dengan budaya akademik di AS yang mendorong mahasiswa aktif bersuara.

Menempuh pendidikan di luar negeri merupakan mimpi Ruth sejak kecil. Pada tahun 2023, ia resmi menginjakkan kaki di Amerika Serikat untuk menempuh studi sarjana di University of Utah.

Diawal perkuliahan, rasa minder, keterbatasan bahasa Inggris, dan aksen yang kuat sempat membuatnya ragu dan takut untuk berbicara di depan kelas. Namun lingkungan kampus dan teman-teman di sekitarnya memberi ruang bagi Ruth untuk tumbuh tanpa menuntut kesempurnaan, hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk aktif berpendapat.

Ruth mengingatkan rekan-rekan wisudawan bahwa seseorang tidak perlu menjadi sempurna untuk memulai sesuatu yang baru. Ia mengajak semua untuk tidak berhenti saat ragu dan berani mengambil langkah meski merasa takut.

Mengutip kalimat motivasi yang disambut riuh tepuk tangan hadirin, Ruth menegaskan bahwa setiap tantangan yang dihadapi hanya akan menempa seseorang menjadi pribadi yang lebih kuat.

Perjalanan tiga tahun di University of Utah tidak hanya memberikan gelar akademis, pelajaran berharga tentang keberanian dan penemuan jati diri, tetapi juga membuktikan bahwa perempuan Papua mampu bersaing dan bersinar di panggung internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....