Membangun Kemandirian dan Etika Digital Anak sebagai Parenting di Era Modern

  • 03 Mei 2026 17:35 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, WAMENA – Menghadapi tantangan era digital, orang tua dituntut untuk tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga mitra diskusi bagi anak. Dalam dialog interaktif Suara Papua Pegunungan di RRI PRO 1 Wamena (2/3), para pakar pendidikan dan kesehatan mental membedah pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk kemandirian finansial serta penggunaan teknologi yang bijak pada anak.

Hadir sebagai narasumber, Suzie Maria, M.Ed. EC (Konselor Pendidikan Anak Usia Dini), Cindy Diah, S.E., dan Jacinda L. Wiley Basinger, B.A., M.A. (Konselor Kesehatan Mental), memberikan perspektif mendalam mengenai pola asuh Connected Families.

Menurut Suzie Maria, kemandirian finansial bukan sekadar soal uang, melainkan tentang tanggung jawab. Orang tua disarankan untuk tidak memberikan segala sesuatu secara cuma-cuma.

"Anak perlu memahami nilai dari sesuatu. Misalnya, saat mereka membutuhkan pulsa data, orang tua bisa mengaitkannya dengan kontribusi di rumah, seperti membantu mencuci piring. Ini adalah bentuk negosiasi yang sehat," ungkapnya dalam dialog tersebut.

Beberapa poin kunci dalam melatih kemandirian ini meliputi:

  1. Negosiasi dan Tanggung Jawab: Mengaitkan keinginan anak dengan tugas rumah tangga sebagai bentuk usaha.
  2. Kesadaran Kritis: Mengajak anak berdiskusi agar mereka sadar bahwa kebutuhan memerlukan usaha, bukan sekadar meminta.
  3. Konsekuensi Logis: Menerapkan aturan yang disepakati bersama agar anak belajar mengelola ekspektasi.

Terkait penggunaan teknologi, Jacinda L. Wiley Basinger menekankan bahwa menyita gadget dalam waktu lama bukanlah solusi yang membangun. Sebaliknya, orang tua harus hadir dan terlibat dalam aktivitas digital anak.

"Jangan biarkan gadget menjadi pengasuh elektronik. Orang tua harus memantau konten, ikut bermain atau menonton bersama, dan mengarahkan teknologi untuk tujuan positif seperti mencari informasi atau meningkatkan keterampilan," jelas Jacinda.

Ia juga memperingatkan pentingnya menjaga identitas diri di media sosial. Anak-anak perlu ditanamkan pemahaman bahwa harga diri mereka tidak ditentukan oleh jumlah 'like' atau pengikut di dunia maya.

Tips Parenting Bijak di Era Digital

Berdasarkan diskusi tersebut, berikut adalah langkah praktis bagi orang tua:

1. Tetapkan Jadwal: Buat batasan waktu yang jelas kapan anak boleh menggunakan perangkat digital.

2. Gunakan untuk Edukasi: Arahkan anak untuk mengeksplorasi hobi atau pengetahuan baru melalui internet.

3. Bangun Komunikasi Terbuka: Hindari hukuman ekstrem; prioritaskan diskusi mengenai dampak buruk dan baik dari teknologi.

Dengan pendekatan yang konsisten dan penuh empati, diharapkan anak-anak di Papua Pegunungan, khususnya di Wamena, dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri secara karakter dan cerdas dalam berliterasi digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....