Apa itu Penyakit Dekompresi, Bagaimana Pencegahannya
- 10 Jan 2026 23:32 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Penyakit dekompresi, atau sering disebut Decompression Sickness (DCS), adalah kondisi medis yang terjadi ketika tubuh mengalami penurunan tekanan udara atau air secara terlalu cepat.
Kondisi ini paling sering dialami oleh penyelam laut dalam, namun juga bisa terjadi pada pendaki gunung, astronot, atau pekerja yang berada di lingkungan bertekanan tinggi (seperti di dalam terowongan bawah tanah).
Bagaimana Proses Terjadinya?
Bayangkan sebuah botol soda yang dikocok. Selama tutupnya masih rapat (tekanan tinggi), gas di dalamnya tetap larut dalam cairan. Namun, saat tutup dibuka dengan cepat (tekanan turun mendadak), gas tersebut langsung berubah menjadi gelembung-gelembung udara.
Hal serupa terjadi pada tubuh manusia:
1. Saat berada di tekanan tinggi (misalnya saat menyelam), gas Nitrogen dari udara yang kita hirup akan larut ke dalam darah dan jaringan tubuh.
2. Jika kita naik ke permukaan secara perlahan, Nitrogen ini akan keluar dari darah secara bertahap melalui paru-paru.
3. Namun, jika kita naik terlalu cepat, Nitrogen tidak sempat keluar secara alami dan malah membentuk gelembung gas di dalam pembuluh darah atau jaringan tubuh. Gelembung inilah yang menyumbat aliran darah dan merusak saraf.
Gejala biasanya muncul 15 menit hingga 12 jam setelah naik ke permukaan, dan dibagi menjadi dua tipe:
1. Tipe I (Ringan)
* The Bends: Nyeri hebat pada persendian (seperti lutut atau siku).
* Ruam merah atau gatal-gatal pada kulit.
* Kelelahan ekstrem yang tidak biasa.
2. Tipe II (Berat/Berbahaya)
* Kesemutan, mati rasa, atau kelumpuhan.
* Sesak napas dan nyeri dada (disebut the chokes).
* Pusing berputar (vertigo) atau telinga berdenging.
* Kebingungan mental hingga pingsan.
Beberapa hal yang membuat seseorang lebih rentan terkena dekompresi antara lain:
* Dehidrasi (kurang cairan).
* Memiliki berat badan berlebih (Nitrogen lebih mudah larut dalam jaringan lemak).
* Langsung naik pesawat terbang (ketinggian) sesaat setelah menyelam.
* Usia di atas 30 tahun atau kondisi fisik yang kurang prima.
Bagi penyelam, cara paling efektif adalah dengan mematuhi tabel dekompresi atau menggunakan dive computer. Intinya adalah naik ke permukaan secara bertahap dan melakukan safety stop (berhenti sejenak di kedalaman tertentu) agar gas Nitrogen dapat keluar dari tubuh dengan aman.
Penanganan utama untuk penyakit dekompresi adalah pemberian oksigen murni dan perawatan di dalam Ruang Hiperbarik (ruangan khusus untuk mengembalikan tekanan tubuh secara terkontrol). (Mecky.K)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....