Viral 'Six-Seven' Ditetapkan sebagai Word of the Year
- 01 Nov 2025 03:51 WIB
- Wamena
KBRN, Jayawijaya: Dunia kebahasaan kembali dihebohkan oleh pilihan Word of the Year 2025 dari Dictionary.com. Kali ini, mereka menobatkan frasa viral di kalangan generasi muda, "six seven" atau "6-7", meskipun istilah ini secara baku dianggap "tidak masuk akal" atau nonsensikal.
Pemilihan istilah ini bukan tanpa alasan. Menurut Dictionary.com, lonjakan penggunaan "six seven" di media sosial dan percakapan sehari-hari oleh Gen Alpha dan remaja telah menjadikannya fenomena budaya yang tak terhindarkan sepanjang tahun 2025.
Istilah "six seven" (diucapkan 'six seven', bukan 'sixty-seven') telah menyebar luas sebagai interjeksi yang samar dan tanpa makna pasti. Dalam beberapa konteks, frasa ini sering diartikan sebagai:
"So-so" atau "Biasa saja". Terkadang disertai gerakan tangan yang naik-turun secara bergantian, menyerupai gerakan "tidak tahu" atau "ragu-ragu."
"Mungkin" atau "Bisa jadi" (maybe this, maybe that). Gaya bicara yang absurd dan tidak bermakna, sebuah bentuk inside joke di kalangan anak muda atau sinyal sosial untuk menunjukkan keikutsertaan dalam sebuah tren.
Dictionary.com menggambarkan "6-7" sebagai contoh dari slang yang disebut "brainrot"—bahasa gaul yang sengaja tidak masuk akal dan didorong oleh budaya internet, yang menekankan pada kebersamaan dan absurditas.
Penyebaran masif "6-7" sebagian besar disebabkan oleh konten viral di platform seperti TikTok dan Instagram Reels. Beberapa sumber utama yang memperkuat popularitasnya meliputi lagu Rap, diperkirakan berasal dari lagu drill tahun 2024 berjudul "Doot Doot (6 7)" oleh rapper Skrilla, di mana frasa tersebut diulang sebagai hook.
Frasa ini juga erat kaitannya dengan bintang NBA LaMelo Ball, yang tingginya mencapai 6 kaki 7 inci. Video-video yang menampilkan Ball sering menggunakan lagu tersebut sebagai latar belakang, memperkuat asosiasi numerik ini.
Momen viral ketika seorang anak laki-laki meneriakkan "67" dalam pertandingan bola basket sambil melakukan gerakan tangan yang khas, yang kemudian membuatnya dijuluki "The 67 Kid."
Menurut ahli leksikografi Dictionary.com, "6-7" unik karena ini adalah salah satu Word of the Year pertama yang berfungsi sebagai interjeksi—sebuah ledakan energi yang menyebar dan menghubungkan orang bahkan sebelum semua orang setuju tentang apa makna sebenarnya. Lonjakan pencarian untuk "67" di situs Dictionary.com dilaporkan meningkat lebih dari enam kali lipat sejak Juni 2025, membuktikan dampaknya yang meluas.
Pemilihan "6-7" ini mencerminkan bagaimana bahasa terus berevolusi, di mana angka dan frasa nonsensikal dapat berfungsi sebagai kata dalam komunikasi digital, membentuk identitas dan koneksi di antara generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....