Kenali Empat Gaya Pertemanan, Kamu Tipe yang Mana?
- 22 Okt 2025 06:29 WIB
- Wamena
KBRN, Jayawijaya: Dalam era yang ditandai dengan paradoks koneksi digital dan kesepian yang meluas, pemahaman mendalam tentang gaya interaksi sosial menjadi kunci untuk membangun hubungan yang bermakna.
Ilmuwan sosial terkemuka, Kasley Killam, MPH, dalam bukunya yang penting, “The Art and Science of Connection: Why Social Health Is the Missing Key to Living Longer, Healthier, and Happier”, menggarisbawahi pentingnya kesehatan sosial dan memetakan empat tipe teman yang mewakili gaya koneksi berbeda.
Killam, seorang ahli kesehatan sosial lulusan Harvard, berpendapat bahwa kesehatan sosial (rasa memiliki, kekuatan hubungan, dan koneksi yang bermakna) adalah komponen vital untuk mencapai kesejahteraan sejati, di samping kesehatan fisik dan mental.
Untuk membantu individu mengevaluasi dan meningkatkan kehidupan sosial mereka, ia memperkenalkan empat arketipe pertemanan: Butterfly, Evergreen, Firefly, dan Wallflower.
Empat Tipe Teman Menurut Kasley Killam:
- Butterfly (Kupu-kupu): Pembangkit Suasana, Mudah Berbaur
Tipe Butterfly mudah berbaur dan cepat akrab dengan siapa pun. Mereka adalah sosok yang membuat suasana terasa hidup dan ramai, bukan karena mencari perhatian, melainkan karena kehadirannya memang menyenangkan. Mereka cenderung berkembang dalam interaksi yang sering dan koneksi kasual.
- Evergreen (Pohon Cemara): Penghargai Hubungan Dalam
Tipe Evergreen tidak membutuhkan banyak teman. Mereka lebih menghargai hubungan yang dalam dan bermakna. Tipe ini lebih menyukai percakapan personal dengan satu atau dua orang daripada berada di tengah keramaian. Intinya adalah kualitas, bukan kuantitas.
(Catatan: Dalam beberapa kerangka kerja Killam, tipe yang fokus pada koneksi dalam digambarkan dengan istilah lain, tetapi esensi Evergreen mencerminkan kebutuhan akan hubungan yang mendalam).
- Firefly (Kunang-kunang): Kehangatan yang Selektif
Mungkin jarang terlihat, tetapi setiap kehadirannya selalu membawa kehangatan dan kebaikan. Tipe Firefly tidak perlu sering muncul untuk tetap berarti.
Mereka tahu kapan harus hadir untuk orang lain dan kapan perlu waktu untuk diri sendiri, menyeimbangkan koneksi yang dalam dengan interaksi yang tidak terlalu sering.
- Wallflower (Bunga Dinding): Pengamat Penuh Empati
Sosok yang kalem, cenderung lebih banyak mengamati daripada bicara, tetapi penuh empati. Kehadirannya selalu menenangkan.
Tipe Wallflower menunjukkan bahwa koneksi bermakna bisa dicapai bahkan dengan interaksi yang tidak terlalu sering dan lebih mengandalkan kualitas kehadiran.
Killam menekankan bahwa tidak ada satu tipe pun yang lebih baik dari yang lain. "Seseorang bisa jadi perpaduan beberapa tipe, kadang seaktif Butterfly, kadang setenang Wallflower," ujarnya. Yang terpenting adalah mengenali cara bersosialisasi diri sendiri.
"Pemahaman ini memungkinkan kita untuk mengukur apa yang kita butuhkan untuk merasa terhubung dan merancang strategi untuk memenuhi kebutuhan sosial tersebut," jelas Killam.
Dengan mengidentifikasi gaya koneksi diri, apakah itu melalui interaksi yang luas dan sering (seperti Butterfly), atau interaksi yang dalam dan terfokus (seperti Evergreen atau Firefly/Wallflower), setiap individu dapat memastikan hubungan mereka tetap nyaman, bermakna, dan pada akhirnya, meningkatkan kesehatan sosial secara keseluruhan.
Buku The Art and Science of Connection menjadi panduan praktis untuk siapa saja yang ingin memperkuat "otot sosial" mereka dan mengatasi epidemi kesepian modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....