Polres Jayawijaya Kawal Aksi Pelajar Tolak MBG hingga Selesai Demonstrasi
- 15 Sep 2026 17:27 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Sebanyak 350 personel dari Polres Jayawijaya diturunkan untuk mengamankan aksi demo tolak MBG yang dilakukan oleh pelajar yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) di Wamena Kabupaten Jayawijaya, Selasa (15/09/26).
Ribuan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di Jayawijaya yang tergabung dalam SPWP melakukan demonstrasi menolak Program MBG dan meminta pemerintah gratiskan pendidikan di seluruh Indonesia dan Tanah Papua.

Kabag OPS Polres Jayawijaya, AKP Edi Tohir Sabara mengatakan, sejak pagi aparat kepolisian melakukan monitoring sambil komunikasi dan koordinasi aktif di beberapa titik massa aksi, sebelum akhirnya berkumpul di titik pusat kantor DPRP Papua Pegunungan.
“Dari mereka berangkat di titik kumpul sampai tiba di DPR kami selalu membersamai mereka sehingga Alhamdulillah Puji Tuhan seluruh aspirasi yang ingin sampaikan sudah tersampaikan dan sudah diterima langsung oleh ketua DPR” Kata AKP Edi Tohir Sabara, wawancara usai demo.
Kabag OPS mengatakan, sebanyak 350 personil Polres Jayawijaya dibantu TNI mengamankan jalannya aksi demo pelajar. “Kami Polres dibantu Brimob Kompi B dan tadi ada teman – teman Kodim juga membantu kami dengan cara mobile patroli daerah pinggiran kota Wamena” Katanya.
AKP Edi Tohir Sabara juga menyampaikan apresiasi kepada ketua dan anggota DPRP Papua Pegunungan yang telah membangun koordinasi dengan baik dan menerima masa aksi pelajar sehingga penyampaian aspirasi berjalan lancar hingga selesai.
“Di sini ijin, saya sampaikan terimakasih kepada pimpinan DPR Provinsi Papua Pegunungan beliau bersedia untuk membantu kami dengan berkenan untuk menerima adik – adik kita. Sama – sama kita lihat, semua bisa berjalan” Ujarnya.
Selain itu, Kabag OPS Polres Jayawijaya juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pengamanan sehingga aksi penyampaian pendapat berjalan lancar. Katanya, Polres Jayawijaya juga selalu terbuka untuk menerima kritik dalam hal layanan pengamanan.
“Harapan kami tolong rekan – rekan media bisa menjadi ujung tombak di depan sebagai pewarta terkait apa kegiatan kami, tolong kritik kami kalau memang ada tindakan-tindakan kami yang kurang berkenan baik itu secara undang – undang maupun kehidupan sosial masyarakat” Tutupnya*
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....