Survei Indekstat: 80,2 Persen Masyarakat Puas Program MBG

  • 31 Jul 2026 14:53 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID - Wamena, Hasil survei terbaru Indekstat menunjukkan mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 80,2 persen responden menyatakan puas terhadap program yang menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah tersebut.

Temuan survei ini menunjukkan bahwa Program MBG dinilai telah memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Di tengah tingginya tingkat kepuasan publik, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai narasi provokatif maupun informasi yang belum terverifikasi mengenai pelaksanaan program MBG. Penyebaran informasi yang tidak didasarkan pada fakta dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Masyarakat diharapkan mengedepankan sikap kritis dengan memastikan setiap informasi diperoleh dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ruang publik tetap kondusif serta mencegah penyebaran hoaks yang dapat mengganggu kepercayaan terhadap program-program pelayanan publik.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik. Selain mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Hasil survei Indekstat yang mencatat tingkat kepuasan sebesar 80,2 persen menjadi salah satu indikator bahwa pelaksanaan Program MBG mendapat respons positif dari masyarakat. Meski demikian, evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan program tetap diperlukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan merata.

Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem informasi yang sehat dengan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terbukti kebenarannya serta selalu mengedepankan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....