Warga Trikora Desak Pembukaan Kembali Penerbangan Perintis Wamena–Trikora

  • 05 Mar 2026 12:00 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Pemerintah Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, menggelar rapat evaluasi kegiatan distrik pada 28 Februari 2026. Rapat yang dihadiri tokoh masyarakat tersebut menyoroti sejumlah persoalan di bidang pendidikan, kesehatan, dan transportasi udara yang dinilai berdampak pada pelayanan masyarakat.

Salah satu isu utama yang mencuat adalah belum beroperasinya kembali penerbangan perintis rute Wamena–Distrik Trikora.

Koordinator Lapangan Terbang (Lapter) Bigunulingge Onggama Kalolik mengatakan, sejak Agustus 2024 hingga akhir Februari 2026 tidak ada penerbangan yang melayani wilayah tersebut.

“Untuk menjangkau Distrik Trikora terdapat empat lapangan terbang di wilayah itu. Namun sudah hampir dua tahun tidak ada penerbangan yang masuk,” ujar Onggama Kalolik saat mendatangi RRI, Senin (2/3/2026).

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya Bupati, segera membuka kembali jalur penerbangan tersebut guna mendukung pelayanan dasar masyarakat.

Menurut Onggama, hasil evaluasi tingkat distrik juga merekomendasikan agar pemerintah daerah bekerja sama dengan maskapai AMA yang saat ini melayani beberapa wilayah berdekatan dengan Distrik Trikora melalui penerbangan perintis.

“Kami berharap pemerintah dapat menjalin kerja sama dengan AMA, karena maskapai itu sudah melayani distrik-distrik yang berdekatan dengan Trikora,” katanya.

Ia menambahkan, tidak beroperasinya penerbangan perintis selama hampir dua tahun berdampak langsung terhadap sektor pendidikan dan kesehatan. Dalam waktu dekat, sekolah-sekolah di wilayah tersebut akan menghadapi ujian penamatan, sementara akses transportasi masih terbatas.

“Saya sebagai putra daerah Trikora meminta kepada pemerintah kabupaten agar memperjuangkan penerbangan ke daerah kami. Kami melihat kegiatan sekolah tidak berlangsung optimal dan itu merugikan masyarakat. Saya sangat prihatin dengan dunia pendidikan di daerah kami,” ujarnya.

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian. Warga menilai pelayanan kesehatan belum berjalan maksimal karena tenaga medis masih terpusat di Kota Wamena.

“Kami di Distrik Trikora sudah membangun puskesmas, tetapi sampai sekarang belum ada pelayanan kesehatan karena kekurangan tenaga medis,” ungkapnya.

Onggama berharap pada Maret 2026 ini penerbangan perintis dapat kembali beroperasi sehingga akses transportasi dan pelayanan dasar masyarakat di Distrik Trikora dapat berjalan normal.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan, berpikir positif, dan mendukung upaya pembangunan di wilayah masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....