Pedagang Tradisional Merasakan Dampak Pasar Modern dan Online
- 01 Sep 2024 11:39 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Di tengah gempuran pasar moderd dan platfrom belanja daring, pasar tradisional di berbagai daerah mulai mengalami penurunan pengunjung. Salah satunya adalah Pasar Minggu yang terletak di pusat kota Bengkulu.
Ita, seorang pedagang sayur yang sudah berjualan selama 4 tahun terakhir mengaku mengalami penurunan penjualan setiap tahunnya.”Sekarang banyak orang yang tidak mau repot, malas ke pasar, dan memilih belanja online karena lebih mudah," ujarnya (1/9/24).
Menurut Ita, jumlah pembeli di pasar tradisional cenderung naik hanya saat hari-hari besar saja. Kenaikan tersebut biasanya terjadi menjelang hari raya.
Meri, pedagang bumbu dapur di Pasar Minggu, mengungkapkan bahwa alasan ia masih bertahan berdagang adalah karena memiliki pelanggan tetap dan bekerja sama dengan layanan daring. “Tidak semua orang berbelanja online, terutama ibu-ibu rumah tangga," ujarnya (29/8/24).
Pasar tradisional mengalami penurunan jumlah pengunjung karena berbagai faktor. Beberapa di antaranya adalah kondisi infrastruktur pasar yang kurang memadai dan persaingan dengan pasar modern serta platform belanja online.
Para pedagang seperti Ita dan Meri berharap adanya kebijakan dari pemerintah untuk menghidupkan kembali pasar tradisional. Mereka ingin pasar ini kembali ramai seperti semula karena pasar tradisional juga ceriminan budaya dan identitas lokal yang patut dilestarikan.(kd)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....