Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Bersiap Jemput Bola Potensi Go Internasional
- 03 Sep 2026 12:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian UMKM mengajak para pelaku usaha UMKM mempersiapkan diri dan berjuang menjemput potensi pasar internasional.
- Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam mengatakan, RRI membuka seluruh platform untuk berkolaborasi bersama. RRI, menurut Mistam, juga tengah gencar menghidupkan ekosistem UMKM.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian UMKM mengajak para pelaku usaha UMKM mempersiapkan diri dan berjuang menjemput potensi pasar internasional. Para pelaku UMKM harus memperkuat dan meningkatkan kualitas produk dan memanfaatkan teknologi dalam rangka memperluas pasar.
"Saya mengajak seluruh pengusaha UMKM tidak hanya menunggu sampai pasar global datang ke kita, kita harus mempersiapkan diri. Harus terus berjuang menjemput peluang, memperkuat kualitas produk, memanfaatkan teknologi, memenuhi standar, bangun kemitraan dan manfaatkan setiap kanal," ujar Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza dalam webinar RRI Fest, UMKM Tembus Pasar Global, Kamis, 3 September 2026.
Menurut Helvi, ada tiga kunci penting untuk membawa UMKM naik kelas dan menembus pasar global. Ketiga faktor tersebut yaitu teknologi, kemitraan, dan perluasan akses pasar.
"Teknologi meningkatkan produktivitas dan inovasi, kemitraan memperkuat skala dan standar. Sementara akses pasar (untuk) meningkatkan kapasitas tersebut bertemu dengan permintaan luas," kata Helvi lebih lanjut.
Helvi berharap, webinar tersebut dapat membawa hasil positif, karena pihaknya terus menggalakkan kepentingan UMKM. Terlebih, Gekraf yang diisi mayoritas anak muda terus membuka diri menerima masukan untuk menunjang kemajuan seluruh pelaku UMKM.
Ketua Gekraf Indonesia Kawendra Lukistan mengatakan, Indonesia kini telah meratifikasi banyak perjanjian kerja sama dengan negara-negara mitra. Menurutnya, ini menjadi kesempatan untuk mendorong produk-produk lokal dan nasional goes global.
"Pasar kita terbuka lebar, pasar luar juga terbuka lebar. Tinggal bagaimana ini kolaborasinya dijahit (bersama)," ujar Kawe.
Kawe menjelaskan, Gekraf telah bekerja sama dengan 12 negara terpilih. Menurutnya, para pelaku UMKM nasional dapat melakukan kurasi memilih yang terbaik.
"Berkolaborasilah dengan gekraf di provinsi masing-masing supaya bagaimana produk-produk tersebut bisa jadi kebanggaan kita semua. Marketnya sudah ada, tinggal kita manfaatkan sebaik-baiknya," ujar Kawe.
Adapun Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam mengatakan, RRI membuka seluruh platform untuk berkolaborasi bersama. RRI, menurut Mistam, juga tengah gencar menghidupkan ekosistem UMKM.
"RRI menghidupkan ekosistem UMKM dan sedang gencar menghidupkan komunitas untuk jadi gerakan bersama. Bahwa konten yang dibuat sangat mungkin menjadi profit bagi semua," ujar Mistam saat membuka Webinar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....