5 Pilihan Pembiayaan Usaha untuk Tambahan Modal, Catat!

  • 12 Jun 2026 01:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menjalankan bisnis yang sedang berkembang sering kali membawa pebisnis pada satu titik krusial. Yaitu kebutuhan tambahan modal untuk ekspansi.

Namun, di tengah maraknya penawaran dana cepat saat ini, memilih mitra pendanaan tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Salah mengambil langkah bisa membuat aset operasional menjadi taruhannya.

Inilah mengapa mencari pembiayaan usaha yang legal menjadi syarat mutlak agar bisnis tetap berjalan stabil. Penasaran apa saja opsi kredibel yang memungkinkan pelaku usaha mendapatkan dana segar tanpa risiko penipuan?

Simak informasi selengkapnya di artikel ini:

Pilihan Pembiayaan Usaha

Melindungi keberlangsungan bisnis dapat dimulai dengan memilih pembiayaan usaha yang resmi. Adapun beberapa pilihan yang cocok sebagai pertimbangan, antara lain:

1. Gadai BPKB

Salah satu solusi pembiayaan yang patut dijadikan opsi, yaitu Gadai BPKB dari Pegadaian. Layanan ini menawarkan proses cepat, plafon fleksibel, dan cicilan tetap bulanan.

Untuk mengajukan transaksi, cukup jaminkan BPKB kendaraan dan bawa persyaratan ke outlet terdekat. Pembiayaan usaha dengan jaminan aman ini sesuai bagi modal bisnis individu dan Badan Usaha.

Nasabah dapat akan menerima uang pinjaman setelah tahap verifikasi. Setelah itu survei, dan kebutuhan kredit disetujui oleh Tim Pegadaian.

2. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Tidak memiliki aset sebagai jaminan? Tenang! Kredit Tanpa Agunan (KTA) bisa menjadi jawabannya. Kendati demikian, lembaga penyedia tetap akan memeriksa riwayat kredit.

Prosesnya dilakukan lewat sistem resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Demi memastikan kelayakan calon kreditur sehingga persetujuannya cenderung selektif.

3. Modal Ventura

Bagi UMKM B2B yang sedang berkembang, modal ventura termasuk opsi menarik untuk memperoleh pendanaan. Bahkan, ada venture capital yang memberikan penawaran lain, seperti:

● Jaringan bisnis.

● Bimbingan manajemen.

● Keahlian yang berguna untuk mengembangkan usaha, dan lain sebagainya.

Sebagai timbal balik, venture capital biasanya akan meminta bagian porsi saham. Yang membuat pemilik usaha harus berbagi kendali perusahaan.

4. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Ingin akses pendanaan untuk UMKM dengan bunga yang lebih rendah sehingga tidak terbebani ketika mengembalikan pinjaman? Cobalah memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program pembiayaan dari pemerintah ini terbagi dalam beberapa jenis yang ditujukan untuk kebutuhan usaha berbeda, di antaranya:

● KUR Super Mikro.

● KUR Mikro.

● KUR Kecil.

● KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI).

● KUR Khusus.

5. Kredit Modal Kerja (KMK)

Kredit Modal Kerja adalah pembiayaan yang ideal bagi usaha dengan perputaran kas cepat. Tetapi kerap menghadapi jeda waktu atau “kosong” sebelum pembayaran konsumen masuk.

Dana pinjaman pada skema ini umumnya dialokasikan untuk mendanai operasional rutin, mencakup pengadaan inventaris, pengeluaran produksi, sewa, dan gaji.

Demikian beberapa pilihan pembiayaan usaha yang kredibel dan relatif minim risiko.

Pastikan untuk memilih layanan yang memang mengantongi izin resmi dan transparan. Hal ini penting demi menjamin keberlanjutan bisnis ke depannya.

Nah, cobalah pertimbangkan kemudahan yang ditawarkan oleh Gadai BPKB dari Pegadaian. Melalui produk keuangan tersebut, nasabah bisa memperoleh kebutuhan dana tambahan untuk mempertebal arus kas operasional tanpa prosedur yang rumit.

Menariknya, proses pengajuannya bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Jadi, jangan tunda lagi untuk mengajukan transaksi ke layanan Gadai BPKB dan dapatkan kebutuhan modal usaha sekarang!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....