Mengenal Lumpia Semarang Cik Me Me

  • 26 Mar 2023 13:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Semarang: Lumpia sudah dikenal luas masyarakat sebagai salah satu makanan khas Kota Semarang. Lumpia bahkan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Nasional Takbenda dan sekaligus ikon kuliner Kota Semarang.

Jajanan ini merupakan sejenis rollade yang memiliki cita rasa yang khas, tepat saat di gigitan pertamanya. Campuran rebung, telur, dan daging ayam atau udang di dalamnya membuat pecinta kuliner segera paham, ini lumpia semarang.

Di antara berbagai merek dan jenis lumpia di pasaran, salah satunya yang populer adalah "Lunpia Cik Me Me". Munculnya Lunpia Cik Me Me memiliki garis sejarah hingga ratusan tahun, dihitung dari awal kehadiran lumpia semarang.

Kuliner ini dipelopori oleh engkong buyut Cik Me Me, yaitu pasangan suami Istri Tjoa Thay Joe dan Mbok Wasie (1870). Pasangan ini bertempat tinggal di perkampungan Brondongan Semarang Timur.

Dari kampung itu pula, lahir Meliani Sugiarto, atau yang lebih populer dengan dipanggil Cik Me Me. Ia dibimbing dan dibesarkan kedua orang tuanya yang merupakan maestro lumpia Tan Yok Tjay dan So Tan Hwa.

Mereka merupakan generasi ke-2 Lunpia Mataram dan generasi ke-4 Lunpia Semarang. Di bulan Ramadan ini, Lunpia Cik Me Me memberikan promo khusus beli satu mendapatkan gratis satu porsi lumpia spesial.

"Kita sadari bahwa berselang tiga tahun yang lalu dunia usaha telah nyaris luluh lantak akibat diterpa badai virus corona. Kita patut bersyukur belakangan ini sudah semakin surut dan kian berlalu," ujar Cik Me Me.

Ia juga mengatakan lumpia produksinya merupakan pelopor sertifikasi halal lumpia semarang. Lokasinya berada di Jl Gajahmada No 107, Semarang, buka setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....