Kemeninves/BKPM Beri Peluang untuk UMKM Disabilitas

  • 21 Agt 2025 15:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menekankan pentingnya kemitraan pengusaha besar dan UMKM untuk UMKM disabilitas. Rosan mengatakan program ini akan terus berlangsung selama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM ada.

Rosan mengungkapkan bahwa pemerintah terus menyempurnakan kebijakan untuk melibatkan berbagai pihak dalam kemitraan ini. “Kemitraan ini akan berjalan terus selama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM ini berada,” ujar Rosan di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk memperluas kesempatan bagi UMKM, khususnya yang dikelola oleh disabilitas. Rosan mengatakan kemitraan ini mencakup pengusaha besar baik dalam maupun luar negeri, yang mendapatkan insentif fiskal dari pemerintah.

“Kami minta pengusaha besar untuk bekerjasama dengan UMKM di lokasi operasional mereka,” ujarnya. Program ini juga memastikan pengusaha besar untuk menjalin hubungan langsung dengan UMKM di daerah mereka.

Selain itu, Rosan menekankan peran penting disabilitas dalam ekonomi. “Kami melakukan penyempurnaan kebijakan kami, karena kemitraan ini kita lebarkan dengan kaum disabilitas,” ujar Rosan.

Rosan menargetkan agar peran disabilitas dalam UMKM semakin meningkat. “Kami mencanangkan pengusaha disabilitas bisa meningkat terus, bukan hanya 10 persen, tapi lebih,” kata Rosan.

Pemerintah juga memastikan bahwa kemitraan ini bukanlah program sesaat, melainkan sebuah kerjasama berkelanjutan. “Ini adalah awal dari kerjasama yang berkelanjutan dan berkesinambungan,” ujar Rosan.

Rosan optimis bahwa kemitraan ini akan menciptakan lapangan pekerjaan baru dan memberikan kontribusi yang positif. “Dan terus memberikan kontribusi yang positif, kontribusi yang nyata terhadap pertumbuhan program Indonesia dan tentunya penciptaan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita