Rumput Stadion Surajaya Disterilkan, Siap Sambut Championship
- 21 Jul 2026 19:34 WIB
- Tuban
Poin Utama
- Stadion Surajaya Lamongan akan menjadi venue penyelenggaraan Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2026-2027 yang dimulai September mendatang.
- Kondisi rumput lapangan saat ini sedang dalam proses pemulihan intensif setelah digunakan untuk berbagai pertandingan dan turnamen dengan intensitas tinggi.
- Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan semua proses pemulihan berjalan dengan baik agar stadion siap digunakan pada awal musim kompetisi.
RRI.CO.ID, Lamongan - Menjelang bergulirnya kompetisi Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2026-2027 kondisi permukaan rumput Stadion Surajaya Lamongan yang tampak belang dan belum merata menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan proses pemulihan lapangan terus dilakukan secara intensif agar stadion siap digunakan pada awal musim kompetisi September mendatang.
Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan, Fauzan Badri, mengatakan kondisi rumput saat ini merupakan bagian dari proses pemulihan setelah lapangan digunakan dengan intensitas tinggi untuk sejumlah agenda pertandingan dan turnamen. Selain itu, cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi pertumbuhan rumput.
"Untuk kondisi rumput yang sekarang, ini memang bagian dari proses perawatan. Memang butuh waktu pemulihan karena kemarin intensitas penggunaan lapangan cukup tinggi setelah dipakai untuk beberapa kali turnamen, dan faktor cuaca yang juga cukup panas," ujarnya, Selasa 21 Juli 2026.
Menurut Fauzan, pengelola stadion telah menyiapkan langkah lanjutan berupa sterilisasi lapangan utama agar proses regenerasi rumput dapat berlangsung maksimal. Kebijakan tersebut akan diterapkan setelah seluruh agenda Piala Soeratin selesai dilaksanakan pada awal Agustus.
Ia menjelaskan, pertandingan terakhir Piala Soeratin dijadwalkan berlangsung pada 4 Agustus 2026. Setelah itu, mulai minggu kedua Agustus, lapangan utama Stadion Surajaya akan ditutup dari seluruh aktivitas pertandingan maupun latihan sehingga perawatan dapat difokuskan sepenuhnya pada pemulihan kualitas rumput.
"Rencananya tanggal 4 Agustus nanti merupakan agenda terakhir untuk gelaran Piala Soeratin. Setelah itu stadion baru benar-benar steril di minggu kedua bulan Agustus untuk fokus penuh pada perawatan rumput. Saya pastikan pada saat Liga 2 bergulir, kondisi rumput lapangan sudah dalam keadaan baik dan maksimal," tuturnya.
Selain pembenahan lapangan, Disbudporapar juga memastikan pekerjaan penyempurnaan fasilitas stadion terus berjalan. Perbaikan tersebut merupakan tindak lanjut atas koordinasi dengan pihak pelaksana proyek, PT WIKA, yang telah memberikan respons sejak akhir Juni lalu untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang masih diperlukan.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan kembali sekitar 2.400 kursi penonton di tribun ekonomi dan VIP yang sebelumnya dilepas untuk memperbaiki titik-titik kebocoran. Tidak hanya itu, perbaikan plafon, pagar luar stadion, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya juga menjadi bagian dari penyempurnaan infrastruktur Stadion Surajaya.
Melalui perawatan intensif lapangan dan penyelesaian berbagai fasilitas pendukung tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis Stadion Surajaya akan memenuhi standar penyelenggaraan kompetisi Pegadaian Championship musim 2026-2027. Dengan kondisi rumput yang lebih prima dan fasilitas yang semakin representatif, stadion kebanggaan masyarakat Lamongan diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pemain, ofisial, maupun para suporter saat kompetisi resmi dimulai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....