Pelatih Nganjuk dan Pasuruan Beri Catatan untuk Wasit
- 05 Jan 2026 19:48 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Pertandingan Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025–2026 yang mempertemukan Pasuruan FC melawan Nganjuk Ladang berlangsung sengit dengan perolehan skor 3-1, Senin (5/1/2026) di Tuban Sport Center. Laga tersebut diwarnai sejumlah catatan dan evaluasi dari kedua tim, khususnya terkait kepemimpinan wasit.
Kepala Pelatih Nganjuk Ladang, Mochammad Hasan, menyayangkan beberapa keputusan wasit selama pertandingan. Ia menilai sejumlah pemain Pasuruan FC kerap melakukan pressing dari belakang, namun tidak berujung pada sanksi kartu.
“Pemain Pasuruan FC banyak melakukan pressing dari belakang, tetapi tidak ada kartu yang dikeluarkan. Di sisi lain, kami juga melakukan kesalahan hingga akhirnya kebobolan gol,” ujar Hasan usai pertandingan.
Hasan menambahkan, kondisi pertandingan menjadi kurang kondusif ketika timnya kehilangan momentum mencetak gol. Hal itu terjadi saat salah satu pemain lawan mengalami cedera, namun Pasuruan FC tidak membuang bola.
“Seharusnya ada peluang bagi kami untuk mencetak gol. Situasi itu membuat permainan kami kurang tenang, mental pemain menurun. Kami sangat menyayangkan kinerja wasit,” tegasnya.
Meski demikian, Hasan mengakui Pasuruan FC tampil efektif dengan skema serangan yang rapi melalui umpan-umpan dari lini tengah hingga sayap kanan dan kiri. Pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.
Sementara itu, Kepala Pelatih Pasuruan FC, Bio Paulin Pierre, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih timnya. Ia menyebut anak asuhnya telah bekerja keras sepanjang pertandingan untuk mencetak gol.
“Kami bersyukur atas hasil ini. Para pemain sudah berusaha maksimal untuk menciptakan peluang dan mencetak skor,” ungkap Bio.
Namun demikian, Bio juga menyampaikan kekecewaan terhadap beberapa keputusan wasit. Ia mengaku mendapat kartu kuning saat melakukan pergantian pemain. Selain itu, menurutnya, timnya sempat tidak diizinkan melakukan pergantian pemain meskipun masih memiliki sisa kuota, ketika ada pemain yang mengalami cedera.
“Situasi itu cukup kami sayangkan karena masih ada jatah pergantian pemain,” pungkasnya.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025–2026 yang terus menyedot perhatian pecinta sepak bola di Jawa Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....