Gresik United Kalah Beruntun, Dikalahkan Waanal Brothers 1-2

  • 23 Des 2025 20:27 WIB
  •  Tuban

KBRN, Gresik: Gresik United kembali harus menelan pil pahit pada lanjutan Liga 3 Nusantara. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu takluk 1-2 dari Waanal Brothers dalam pertandingan yang digelar di Lapangan Pasiran, Surabaya, Selasa (23/12/2025).

Pada laga tersebut, Gresik United tampil apik sejak awal pertandingan. Sempat unggul lebih dulu melalui gol Alif Jaelani pada menit ke-19, namun, anak – anak Waanal Brothers berhasil membalas pada menit ke-40, lewat penalti yang sukses dieksekusi Tirie Adriano.

Malapetakan terjadi jelang bubaran, laga sempat jeda akibat hujan deras, kondisi ini dimanfaatkan Waanal Brothers yang tampil lebih agresif dan cepat hingga akhirnya kebobolan gol kedua melalui Bahari Kurniawan pada menit ke-89.

Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai timnya sudah bermain sesuai rencana, namun faktor mental dan kondisi pertandingan menjadi penentu.

“Dari awal sebenarnya kita sudah sesuai skenario dan sempat unggul. Tapi penalti di menit 35 itu sangat berpengaruh pada psikologis pemain. Kita punya banyak pemain muda dan tidak mudah menaikkan mental mereka,” ujarnya.

Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Gresik United. Meski demikian, Andik menegaskan akan tetap bertanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut dan menyerahkan evaluasi kepada manajemen.

“Apapun hasilnya akan saya terima. Yang terpenting menurut saya adalah Gresik United harus kita selamatkan. Evaluasi pasti akan dilakukan ke depan,” tuturnya.

Sementara itu, pemain Gresik United, Robertorigyaldo Fautnine, menilai kekalahan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor nonteknis yang terjadi di lapangan. Ia menyebut jeda pertandingan yang cukup lama turut memengaruhi konsentrasi para pemain.

Selain itu, kondisi lapangan yang tergenang air akibat hujan deras juga menjadi kendala bagi Gresik United. Menurutnya, lapangan yang licin membuat pemain kesulitan mengantisipasi pergerakan bola dan lawan.

“Ya itu mungkin harus bersama rekan, saling mengingatkan dan menasihati antar pemain. Apalagi tadi sempat ada jeda sekitar satu jam, itu jelas memengaruhi fokus kami di lapangan, lapangan tergenang air, licin, jadi bisa salah antisipasi atau terpeleset. Situasi itu tentu lebih menguntungkan lawan,” katanya.

Dengan kekalahan 4 kali beruntun ini semakin memperkecil peluang Laskar Joko Samudro untuk dapat lolos ke fase berikutnya. Usai lagai ini Gresik United kembali dijadwalkan bertanding pada tanggal 26 Desember mendatang melawan Persiba Bantul.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....