Perseden Kandaskan Perlawanan Gresik United dengan Skor 2-1
- 16 Des 2025 19:53 WIB
- Tuban
KBRN, Gresik: Gresik United kembali harus menelan hasil pahit setelah takluk dari Perseden Denpasar dengan skor 2-1 dalam lanjutan kompetisi Liga 3 Nusantara di Lapangan Thor, Surabaya, Selasa (16/12/2025).
Pada laga ini, Laskar Joko Samudro sebenarnya sempat unggul cepat melalui gol Roy Yusuf saat laga baru berjalan tiga menit. Namun keunggulan itu tidak mampu dipertahankan hingga akhir babak pertama. Perseden Denpasar berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan I Made Antha Wijaya jelang turun minum.
Memasuki babak kedua, Perseden kembali menekan dan sukses membalikkan keadaan. Gol kedua tim tamu dicetak oleh I Komang Dedi pada menit ke-53.
Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah mengakui keunggulan lawan dan menyesalkan lemahnya antisipasi timnya terhadap bola-bola mati. Menurutnya, skema tersebut sebenarnya sudah diantisipasi sebelum pertandingan, namun pelaksanaan di lapangan belum maksimal.
“Memang saya akui tim lawan hari ini tampil bagus. Kita tidak bisa meredam bola-bola mati mereka, padahal sudah kita antisipasi sebelum pertandingan. Anak-anak kurang siap dalam situasi tersebut,” ujarnya.
Andik juga menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, baik di lini pertahanan, tengah, maupun depan. Ia menegaskan tim akan tetap fokus menatap pertandingan berikutnya meski kekecewaan tak bisa dihindari.
“Putaran ini banyak evaluasi. Kita akan berbenah apa pun hasilnya dan fokus ke pertandingan selanjutnya,” katanya.
Terkait kondisi psikologis pemain, Andik mengakui tidak mudah mengangkat mental tim, terlebih mayoritas pemain Gresik United masih berusia muda. Namun ia menegaskan peran pelatih menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan diri pemain.
“Kita lupakan pertandingan hari ini, tapi evaluasi tetap berjalan. Ini harus jadi pelajaran agar ke depan pemain lebih siap,” tuturnya.
Pemain Gresik United, Wahyu Agong menjelaskan salah satu faktor yang memengaruhi kekalahan ini adalah kurangnya komunikasi serta jarak antar pemain yang belum terjaga dengan baik sepanjang pertandingan, khususnya di babak pertama.
“Saya rasa sulitnya di komunikasi sama jarak antar pemain. Di babak pertama kita sudah unggul, tapi malah terlalu tergesa-gesa ingin menyerang,” jelasnya.
Ia menilai kondisi tersebut membuat permainan Gresik United kurang kompak dan membuka celah bagi lawan untuk memanfaatkan situasi tertentu, terutama dari bola-bola mati.
“Menurut saya kita kurang kompak, terus kita kecolongan di set piece. Itu sangat berbahaya dan akhirnya bisa dimanfaatkan lawan,” kata Wahyu.
Dengan kekalahan ini tetap menempatkan Laskar Joko Samudro di peringkat 4 Grup D dengan koleksi 6 poin. Usai laga ini Gresik United kembali akan berlaga pada tanggal 20 Desember melawan Persekabpas Pasuruan di Lapangan Thor, Surabaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....