HUT ke-81 TNI, Kodim 0812 Lamongan Perkuat Sukseskan Program Prioritas

  • 05 Okt 2026 12:54 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan menjadi momentum memperkuat kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung keberhasilan program prioritas pembangunan.

Upacara peringatan HUT ke-81 TNI digelar di Makodim 0812 Lamongan, Senin, 5 Oktober 2026, dan dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama jajaran Forkopimda serta sejumlah elemen masyarakat. Bupati Yuhronur menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0812 Lamongan yang selama ini terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas sekaligus mendukung berbagai program pembangunan. "Sinergi yang solid antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lamongan," ujarnya.

Sementara itu, dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan Inspektur Upacara, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, disampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dandim mengatakan, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang harus terus dijaga.

Terlebih, tantangan dan tanggung jawab TNI semakin besar seiring dinamika global serta perubahan lingkungan strategis. "Kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian dan amanah yang harus terus dijaga. Seiring dengan upaya negara memperkuat kapasitas pertahanan, tantangan dan tanggung jawab TNI juga semakin besar," tuturnya.

Menurutnya, peringatan HUT ke-81 TNI harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus memastikan arah pengabdian prajurit tetap kokoh. Setiap prajurit dituntut menjalankan tugas dengan taat hukum, menjunjung tinggi integritas, serta responsif terhadap berbagai potensi ancaman.

Selain itu, TNI terus didorong memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Profesionalisme prajurit juga harus ditingkatkan, termasuk kemampuan menguasai perkembangan teknologi dan beradaptasi terhadap perubahan.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan TNI tidak hanya hadir dalam menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional di berbagai sektor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....