Kodim 0812 Lamongan dan Agrinas Perkuat KDKMP lewat Pelatihan TOT
- 16 Sep 2026 04:30 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Kodim 0812/Lamongan bersama PT Agrinas Pangan Nusantara memperkuat kapasitas pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pelatihan Training of Trainer (TOT). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong tata kelola koperasi yang profesional sekaligus mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis desa di Kabupaten Lamongan.
Pelatihan yang diikuti 108 peserta tersebut dipusatkan di Gedung KDKMP Kelurahan Sukorejo, Kabupaten Lamongan, Selasa 15 September 2026. Lokasi tersebut sekaligus menjadi percontohan penerapan tata kelola koperasi modern yang diharapkan dapat direplikasi di desa dan kelurahan lainnya.
Kegiatan dibuka Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, didampingi Direktur Sales, Marketing, dan Distribusi PT Agrinas Pangan Nusantara Paulo Simois beserta jajaran manajemen. Peserta terdiri dari Danramil maupun Pj Danramil jajaran Kodim 0812/Lamongan, para camat, serta perwakilan kepala desa/lurah dan ketua koperasi dari setiap kecamatan.
Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan, keterlibatan TNI dalam penguatan koperasi desa merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat dari tingkat paling bawah. Menurutnya, penguatan tersebut membutuhkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan pengelola koperasi.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, PT Agrinas Pangan Nusantara, serta para pengurus koperasi di tingkat desa adalah kunci utama. Pelatihan TOT ini untuk membekali para penggerak di lapangan agar memiliki wawasan, kepemimpinan, dan manajemen operasional yang kuat dalam mengelola KDKMP,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Sales, Marketing, dan Distribusi PT Agrinas Pangan Nusantara Paulo Simois menjelaskan, KDKMP tidak sekadar diarahkan menjadi unit usaha di tingkat desa. Koperasi tersebut diharapkan dapat memainkan peran penting dalam memperkuat rantai pasok dan distribusi komoditas pangan dari sentra produksi hingga pasar.
“KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha biasa, melainkan sebagai pusat rantai pasok dan distribusi hasil pertanian lokal. Melalui TOT ini, kami memastikan para instruktur dan pengelola memiliki pemahaman komprehensif terkait manajemen distribusi, rantai pasok modern, hingga standardisasi kualitas komoditas,” ujarnya.
Konsep TOT memungkinkan peserta yang mengikuti pelatihan tidak berhenti sebagai penerima materi. Mereka diproyeksikan menjadi trainer yang nantinya mentransfer pengetahuan dan keterampilan mengenai manajemen koperasi kepada para pengurus KDKMP di tingkat desa dan kelurahan.
Pola tersebut diharapkan menciptakan efek berantai dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi. Dengan demikian, penerapan tata kelola KDKMP yang transparan, profesional, dan akuntabel dapat berlangsung lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan jajaran Forkopimcam yang hadir. Penguatan kapasitas pengurus koperasi dinilai penting untuk membuka peluang ekonomi baru, memperkuat posisi petani dalam rantai perdagangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Melalui pelatihan TOT KDKMP, Kodim 0812/Lamongan dan PT Agrinas Pangan Nusantara berharap koperasi desa mampu berkembang menjadi simpul ekonomi sekaligus bagian penting dari ekosistem pangan. Keberadaan KDKMP diharapkan turut menjaga stabilitas harga, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, dan memperkuat kedaulatan pangan mulai dari desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....