Sebanyak 25 Desa di Lamongan Berhasil Naik Status Jadi Desa Mandiri

  • 14 Sep 2026 21:38 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Sebanyak 25 desa di Kabupaten Lamongan berhasil meningkatkan status dari Desa Maju menjadi Desa Mandiri pada 2026. Capaian tersebut menjadi indikator positif atas peningkatan kinerja pembangunan sekaligus penguatan kemandirian desa di Kabupaten Lamongan.

Berdasarkan hasil Indeks Desa (ID) 2026, dari total 462 desa di Kabupaten Lamongan, sebanyak 304 desa kini berstatus Mandiri. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 279 Desa Mandiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan Joko Raharto mengatakan, peningkatan status tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah bersama pemerintah desa dalam mendorong pembangunan yang lebih mandiri dan berdaya saing.

“Capaian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendorong desa agar semakin mandiri, berdaya saing, serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki,” katanya, Senin 14 September 2026.

Ia menjelaskan, Indeks Desa 2026 mengukur enam dimensi utama, yakni layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, serta tata kelola pemerintahan desa. Peningkatan status dari Desa Maju menjadi Desa Mandiri dinilai memberikan dampak terhadap penguatan kemandirian fiskal, tata kelola pemerintahan, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Dengan meningkatnya status desa, tentu membawa dampak signifikan terhadap kemandirian fiskal, tata kelola, dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sebanyak 25 desa yang naik status tersebut tersebar di 17 kecamatan. Sebaran ini menunjukkan peningkatan pembangunan desa berlangsung cukup merata di berbagai wilayah Kabupaten Lamongan.

Desa yang naik status tersebut di antaranya Desa Balongwangi Kecamatan Tikung, Kedungwangi Kecamatan Sambeng, Keyongan Kecamatan Babat, Songowareng Kecamatan Bluluk, Jubelkidul dan Kalipang Kecamatan Sugio, Bangkok Kecamatan Glagah, Sumberjo Kecamatan Lamongan, serta Maor Kecamatan Kembangbahu.

Kemudian Desa Bambang Kecamatan Turi, Pelangwot Kecamatan Laren, Mojodadi Kecamatan Kedungpring, Bandungsari dan Plumpang Kecamatan Sukodadi, Cungkup Kecamatan Pucuk, Sidokumpul Kecamatan Sambeng, Banjargondang Kecamatan Bluluk, Menganti Kecamatan Glagah, Ketapangtelu Kecamatan Karangbinangun, Sidomulyo Kecamatan Deket, Sumberbanjar Kecamatan Bluluk, Keting Kecamatan Sekaran, Medang Kecamatan Glagah, Gempoltukmloko Kecamatan Sarirejo, serta Lopang Kecamatan Kembangbahu.

Joko menambahkan, tidak terdapat desa berstatus Mandiri yang mengalami penurunan menjadi Desa Maju pada 2026. Kondisi tersebut menunjukkan adanya stabilitas pembangunan sekaligus keberlanjutan program di tingkat desa.

“Desa-desa di Kabupaten Lamongan berhasil mempertahankan kualitas pelayanan publik dan kemandiriannya tanpa mengalami kemunduran nilai Indeks Desa,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....