Anies Baswedan Tinjau Jembatan Titian Penghubung Kalitengah dan Turi Lamongan
- 09 Sep 2026 17:29 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Anies Rasyid Baswedan tinjau langsung rencana pembangunan Jembatan Titian Persatuan yang menghubungkan Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, dengan Desa Pomahanjanggan, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan yang menjadi penghubung penting antar dua kecamatan, Rabu 9 September 2026.
Rombongan terlebih dahulu tiba di MTs Khozainul Ulum, Desa Bojoasri. Kehadiran Anies disambut antusias masyarakat yang berharap pembangunan jembatan segera terealisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Anies menegaskan bahwa jembatan yang direncanakan bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi menyangkut kebutuhan dasar dan masa depan masyarakat. “Pembangunan jembatan ini bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi sungai. Jembatan Titian Persatuan adalah penghubung kehidupan,” katanya.
Menurutnya, keberadaan jembatan nantinya akan memberikan kemudahan bagi berbagai aktivitas masyarakat. Anak-anak dapat memiliki akses yang lebih mudah menuju sekolah, warga lebih cepat menuju tempat bekerja, sementara petani dapat membawa hasil panen dengan akses yang lebih baik.
Begitu pula masyarakat yang membutuhkan akses menuju pasar maupun fasilitas kesehatan. “Pembangunan jembatan ini sesungguhnya bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, membuka akses, dan menyambungkan masa depan masyarakat,” ujarnya.
Usai bertemu masyarakat, Anies bersama rombongan kemudian meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan Jembatan Titian Persatuan. Ia menyampaikan pembangunan jembatan tersebut direncanakan segera dilaksanakan dengan mengedepankan semangat gotong royong dan keterlibatan masyarakat.
“Insyaallah pembangunan jembatan ini akan segera dilaksanakan. Pekerjaan ini adalah pekerjaan gotong royong. Mari kita kerjakan bersama-sama karena jembatan ini milik kita bersama,” kata Anis
Anies menyebut, Jembatan Titian Persatuan ke depan tidak hanya diproyeksikan sebagai akses penghubung antardusun. Lebih jauh, jembatan tersebut diharapkan menjadi jalur yang menghubungkan dua wilayah kecamatan, yakni Kalitengah dan Turi.
Bagi masyarakat, akses tersebut memiliki arti penting. Selama ini, keterbatasan jalur penghubung membuat aktivitas warga, termasuk mobilitas anak sekolah, pekerja, petani, dan kegiatan ekonomi, membutuhkan akses yang lebih panjang.
Karena itu, kehadiran jembatan diharapkan dapat memangkas hambatan mobilitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di kedua wilayah. Anies pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut mengambil bagian dalam proses pembangunan.
“Saya berpesan kepada masyarakat agar mengajak semua masyarakat untuk bergotong royong dalam melaksanakan pembangunan jembatan ini,” ujarnya.
Rencana pembangunan Jembatan Titian Persatuan menjadi gambaran kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, relawan, aparat, dan berbagai pihak dalam menjawab kebutuhan infrastruktur di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Bagi warga Bojoasri dan Pomahanjanggan, jembatan tersebut nantinya diharapkan bukan hanya menjadi jalur penyeberangan. Lebih dari itu, jembatan diharapkan menjadi jalan yang memudahkan anak-anak menuju sekolah, membantu petani membawa hasil panen, memperlancar aktivitas warga, serta membuka akses menuju pusat ekonomi dan pelayanan publik.
Anies menegaskan, pembangunan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak. Pemerintah memiliki peran penting, namun kekuatan masyarakat yang bersatu dan bergerak bersama juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan.
“Pembangunan tersebut bukan menjadi tanggung jawab satu pihak saja. Pemerintah memiliki peran penting, namun kekuatan masyarakat ketika bersatu dan bergerak bersama juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan,” ucapnya.
Sementara itu, tim gerakan sosial Aksi Bersama yang diinisiasi Anies Baswedan sebelumnya telah menyelesaikan pembangunan di sejumlah wilayah, di antaranya Aceh, Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kehadiran Jembatan Titian Persatuan diharapkan tidak hanya memperpendek jarak secara fisik, tetapi juga mempererat hubungan masyarakat, memperlancar mobilitas, dan menggerakkan perekonomian warga di wilayah Kalitengah dan Turi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....