Pemkab Lamongan Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran dan Merata

  • 01 Sep 2026 16:01 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat berlangsung tepat sasaran dan merata. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima keluarga yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memantau penyaluran Bantuan Pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Desa Sidokumpul dan Desa Made, Kecamatan Lamongan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Balai Desa Sidokumpul dan Balai Desa Made.

Di Desa Sidokumpul, bantuan disalurkan kepada 250 KPM, sedangkan di Desa Made sebanyak 427 KPM. Setiap KPM menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan.

Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menyalurkan bantuan pangan di Desa Mantup kepada 784 KPM.

Penyaluran dilakukan dengan pendekatan yang lebih inklusif. Mas Dirham bahkan turut melakukan delivery service bantuan beras ke rumah warga yang tidak dapat datang ke balai desa, termasuk warga dengan keterbatasan penglihatan dan mobilitas.

Dengan demikian, penyaluran bantuan pangan di tiga desa tersebut mencapai 1.461 KPM dengan total 43.830 kilogram beras.

Secara keseluruhan, bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Kabupaten Lamongan menyasar 179.868 KPM. Total bantuan yang disalurkan mencapai 5.390.580 kilogram atau sekitar 5.390,58 ton beras.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan program bantuan pemerintah berjalan sesuai sasaran.

“Kita ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran, diterima oleh masyarakat yang membutuhkan dan penyalurannya merata,” katanya, Selasa 1 September 2026.

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menambahkan, bantuan pangan tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga.

Menurutnya, penyaluran bantuan diharapkan dapat mencegah potensi kelangkaan pangan, menjaga stabilitas harga beras, sekaligus membantu mengendalikan inflasi di daerah.

“Bantuan ini mudah-mudahan dapat meringankan kebutuhan masyarakat. Tujuan disalurkannya bantuan hari ini adalah untuk mengentas kemiskinan, menjaga stabilitas harga pangan, dan memastikan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan terjaga,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkab Lamongan juga mengaitkan penyaluran bantuan pangan dengan upaya mengurangi pemborosan makanan. Masyarakat terus diajak memahami pentingnya food loss and food waste sebagai bagian dari gerakan menjaga ketahanan pangan sekaligus lingkungan.

Masyarakat diimbau mengambil makanan sesuai kebutuhan, mengolah bahan pangan secara bijak, serta memanfaatkan makanan sebaik mungkin agar tidak berakhir menjadi limbah.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga mendorong pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....