BKKBN Jatim Monitoring DAK BOKB serta Evaluasi Capaian Program Bangga Kencana

  • 31 Agt 2026 21:57 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar agenda monitoring Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Keluarga Berencana (DAK BOKB) serta Evaluasi Capaian Program Bangga Kencana Paruh Pertama 2026 di Kabupaten Tuban. Acara ini berlangsung pada Senin 31 Agustus 2026, di Aula Aster

‎‎Seluruh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Tuban dilibatkan dalam forum ini guna mengkaji sejauh mana realisasi program kerja serta penyerapan anggaran selama semester pertama tahun 2026 berjalan. ‎Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi koordinasi strategis bersama jajaran perangkat daerah serta instansi lintas sektor.

‎‎Pertemuan tersebut secara khusus membahas rencana relokasi Balai Penyuluhan KB di sejumlah titik wilayah Kabupaten Tuban demi menunjang efektivitas pelayanan publik. Plt. Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Tuban, Roikan, menilai jika kegiatan ini sebagai momentum untuk mendongkrak kinerja para petugas di lapangan.

‎“Catatan evaluasi ini menjadi bahan pijakan penting bagi kami beserta seluruh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) di lapangan agar segera melakukan efisiensi dan percepatan penyerapan anggaran DAK BOKB pada paruh kedua tahun ini. Sekaligus memastikan seluruh program Bangga Kencana dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat,” ujarnya.

‎‎Menanggapi hal tersebut, perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Shodiqin, menekankan pentingnya merajut kolaborasi yang erat antara petugas lapangan dan pemerintah daerah. "Progam yang dijalankan tidak akan berjalan sempurna apabila tidak ada kolaborasi satu sama lain," tegasnya.

‎Melalui penguatan sinergi lintas sektor ini, pihaknya optimistis percepatan penyerapan anggaran DAK BOKB pada paruh kedua 2026 dapat tercapai optimal.

"Selain percepatan penyerapan anggaran, kami juga memastikan tentang efektivitas Program Bangga Kencana agar benar-benar merata hingga tingkat desa dan kelurahan," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....