Klotok Cultural Carnival Pamerkan Kostum Karya Pemuda Lokal
- 20 Agt 2026 01:03 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Suasana meriah tampak menyelimuti Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Rabu 19 Agustus 2026. Dalam serangkaian acara HUT RI ke-81, pemerintah desa setempat sukses menyelenggarakan ajang Klotok Cultural Carnival (KCC) 2026.
Mengusung tema Heritage of People and Earth (HOPE), ribuan warga memadati rute karnaval. Para peserta tampil memukau dengan balutan kostum kreatif dan tarian tradisional, berjalan kaki mengelilingi desa diiringi dentuman musik sound horeg.
Kepala Desa Klotok, Suhartoyo, mengungkapkan bahwa KCC tahun ini bukan sekadar hiburan rakyat semata. Ajang ini dirancang sebagai ruang strategis bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengangkat potensi budaya lokal.
Pemerintah desa berkomitmen untuk mendukung karya warganya agar tidak berhenti sebagai pajangan belaka, melainkan berkembang menjadi produk kreatif bernilai ekonomis tinggi. "Tahun ini ada 12 karya kostum buatan pemuda kami, dan sudah banyak yang menyewa setelah kami pasarkan di sosial media," ujarnya.
Menariknya, kesuksesan acara yang menghabiskan anggaran cukup besar ini murni lahir dari semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat, khususnya para pemuda. Bahkan, untuk menyewa sound system berkualitas tinggi yang menelan biaya hingga lebih dari Rp50 juta, mereka membiayainya secara swadaya.
"Dana tersebut dikumpulkan dari hasil penyewaan kostum, pengelolaan perkebunan melon, hingga berbagai usaha kreatif lainnya. Semua murni hasil kreatifitas dari masyarakat," tambahnya
Melihat antusiasme tinggi tersebut, Pemerintah Desa Klotok berencana melakukan pengembangan konsep di masa mendatang dengan memunculkan branding baru bernama Klotok Custom Fest (KCF) yang khusus mewadahi industri kreatif pembuatan kostum karnaval. "Mungkin kedepan, kami akan lebih fokus ke pertunjukkan kostumnya," ucap Kepala Desa.
Sementara itu, Plt Sekretaris Kecamatan Plumpang, Devie Linggar Buanasari, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya pawai budaya ini. Menurutnya, KCC membuktikan kuatnya nilai kebersamaan dan kerukunan warga Desa Klotok hingga mampu mendongkrak popularitas desa di tingkat Kabupaten.
Meski berada dalam suasana suka cita kemerdekaan, Devie turut mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa serta menunjukkan empati kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang dilanda musibah bencana alam. "Semoga ke depan Desa Klotok bisa terus rutin menggelar pawai budaya ini, guna mengenalkan kekayaan tradisi Nusantara kepada generasi penerus bangsa," tutup Devie.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....