Bupati Lamongan Dorong Sampah Tak Lagi Menumpuk di TPA
- 14 Agt 2026 06:19 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Persoalan sampah tak cukup hanya diselesaikan di tempat pembuangan akhir. Semakin sedikit sampah yang masuk ke TPA, semakin ringan pula beban lingkungan yang harus ditanggung. Hal itu menjadi perhatian Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tambakrigadung.
Di TPST Lamongan, pengolahan sampah terus diperkuat melalui penambahan unit Refuse Derived Fuel (RDF). Saat ini, kapasitas eksisting pengolahan RDF mencapai sekitar 20 ton per hari. Teknologi tersebut memungkinkan sampah yang memiliki nilai kalor untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif. Dengan begitu, sampah tidak seluruhnya berakhir sebagai residu di TPA.
Pengelolaan TPST juga diperkuat melalui kemitraan dengan PT Tata Bumi Adilimbah. Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU yang disepakati pada Maret 2026. Bagi Pemkab Lamongan, kolaborasi dengan pihak lain menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya mampu menangani sampah hari ini, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.
Sementara saat meninjau TPA Tambakrigadung, Bupati Yuhronur melihat langsung pembenahan pengelolaan sampah dengan konsep controlled landfill. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menutup atau covering area landfill menggunakan tanah secara rutin. Cara ini dilakukan untuk menjaga kondisi lingkungan sekaligus mengendalikan dampak dari proses pemrosesan akhir sampah.
“Yang paling penting adalah bagaimana sampah yang masuk ke TPA terus kita kurangi. Karena itu, penguatan TPST, pemanfaatan RDF, serta pembenahan TPA harus berjalan bersama dengan kesadaran masyarakat untuk mengurangi dan memilah sampah dari sumbernya,” katanya, Kamis 13 Agustus 2026.
Bupati mengatakan, persoalan sampah sejatinya bukan hanya tentang bagaimana mengelola sampah setelah terkumpul. Menurutnya, pengurangan sampah harus dimulai dari sumbernya, termasuk kebiasaan masyarakat memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah membutuhkan kerja bersama. Infrastruktur dan teknologi pengolahan akan sulit memberikan hasil maksimal apabila tidak diikuti perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi dan memilah sampah.
Pemkab Lamongan berkomitmen melakukan pembenahan secara bertahap, mulai dari meningkatkan kapasitas pengolahan, mengoptimalkan kemitraan, hingga memperbaiki infrastruktur TPA. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membuat pengelolaan sampah lebih efektif, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....