Kolaborasi UKCW dan Unirow Atasi Darurat Sampah Tingkat Rumah Tangga
- 31 Jul 2026 10:28 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Sebagai bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kolaborasi lintas institusi antara Universitas Kristen Cipta Wacana (UKCW) Malang dan Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menghadirkan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada penanganan darurat sampah. Kegiatan yang berlangsung selama delapan bulan dari April hingga Desember 2026. Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui hibah Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Sasaran utama program PKM ini adalah warga RT 03 RW 12, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Ketua Tim PKM, Muhammad Rizza Pahlevi, menjelaskan bahwa wilayah ini menghadapi tantangan serius berupa timbulan sampah yang belum tertangani secara optimal akibat pembatasan pengiriman dari TPS GPA Raya menuju TPA. "Krisis ini bermula dari konflik sosial di sekitar TPA Tlekung yang berujung pada penutupan berulang sejak Agustus 2023 hingga awal 2025," ujarnya, Jumat, 31 Juli 2026.
Kondisi darurat sampah yang berlangsung selama empat bulan tersebut memaksa pemerintah setempat mengalihkan pembuangan ke TPA Poncokusumo dengan pembatasan kuota hingga 70 persen, yang berujung pada penumpukan sampah di TPS GPA Raya. "Meski pengelola TPS GPA Raya telah berinisiatif memilah sampah organik untuk maggot dan menjual sampah anorganik ke pengepul secara mandiri, kebijakan tersebut memicu masalah baru berupa membengkaknya biaya operasional TPS swadaya," katanya.
Menjawab permasalahan ini, Tim PKM hadir memberikan pendampingan pengelolaan sampah terpadu berbasis komunitas di tingkat rumah tangga melalui metode "tahan, tata, dan tindak". Metode tersebut untuk menekan beban TPS dan TPA sekaligus mendukung ekonomi sirkuler lokal.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Tim PKM melaksanakan tiga program utama yang langsung melibatkan masyarakat diantaranya,
- Sosialisasi dan Penyuluhan Tata dan Tindak. Kegiatan ini berfokus pada ibu-ibu PKK dan pengurus RT setempat, program ini mengedukasi pentingnya pengurangan serta pemilahan sampah. Sampah organik dipilah menjadi pakan maggot (sisa makanan matang) dan bahan kompos (sisa sayur mentah serta daun kering), sementara sampah anorganik dipilah antara yang bernilai ekonomis—yang disalurkan melalui bank sampah—dan limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) yang dikelola terpusat oleh TPS GPA Raya.
- Digitalisasi Bank Sampah melalui Aplikasi "DuklinDuit". Guna meninggalkan pencatatan manual yang kurang efisien, Tim PKM memperkenalkan aplikasi berbasis Android bernama DuklinDuit kepada pengurus bank sampah dari 4 Dasawisma (dawis). Aplikasi ini memudahkan nasabah memantau harga sampah dan jumlah tabungan, sekaligus membantu pengurus mencatat transaksi serta mengelola volume sampah secara digital.
- Penyediaan Maggot Station dan Roller Composter. Untuk menghindari potensi konflik sosial akibat metode budidaya maggot konvensional yang sempat dikeluhkan warga karena bau dan mengundang hama, tim merancang fasilitas maggot station dan roller composter yang higienis dan ditempatkan secara strategis di Ruang Terbuka Hijau (RTH) RT 03 RW 12.
Keberhasilan dan kelancaran pelaksanaan program pengabdian ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Tim Pelaksana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat kemendiktisaintek (DPPM) Kemendiktisaintek dan Pengurus RT 03 RW 12 dan TPS GPA Raya atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan demi terwujudnya pemberdayaan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.
Tim pelaksana kegiatan ini diketuai oleh Muhammad Rizza Pahlevi, dari Prodi Teknologi Hasil Pertanian UKCW Malang, dengan anggota Rosidi Azis, dari Prodi Teknologi Hasil Pertanian UKCW Malang serta Hesti Kurniahu, dari Prodi Biologi Unirow Tuban. Turut didukung oleh tiga mahasiswa dari UKCW Malang, yakni Ninami Suryandaru, Prodi Manajemen, Anggun Permata Suci Prodi Ilmu Hukum, dan Sulaiman Arif Rambe, Prodi Teknologi Hasil Pertanian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....