Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026
- 21 Jul 2026 20:19 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memperkuat koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali mendapat pengakuan di tingkat provinsi. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026 pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Pamekasan, Selasa 21 Juli 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono. Capaian itu menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam membina, mengembangkan, dan memperkuat kelembagaan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data Online Data System (ODS), hingga saat ini terdapat 1.868 koperasi di Kabupaten Lamongan yang aktif melaksanakan dan melaporkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama tiga tahun terakhir. Koperasi aktif tersebut terdiri atas berbagai jenis, mulai dari Koperasi Wanita, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Koperasi Simpan Pinjam/KSPPS, Koperasi Tani, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren), hingga Koperasi Unit Desa (KUD).
Selain meningkat dari sisi kelembagaan, kinerja koperasi di Lamongan juga menunjukkan tren positif. Pada tahun buku 2025, total nilai penerimaan atau pendapatan dari penjualan jasa koperasi mencapai Rp814 miliar. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp794 miliar.
Pemerintah Kabupaten Lamongan juga terus mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa. Hingga Juli 2026, sebanyak 264 gerai KDKMP telah selesai dibangun, dengan 90 gerai di antaranya telah beroperasi dan memberikan layanan kepada masyarakat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa koperasi di Lamongan semakin berkembang, baik dari sisi tata kelola maupun manfaat yang dirasakan masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan apresiasi sebagai Pembina Koperasi Andalan di Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa peran koperasi di Lamongan juga semakin menguat, kualitas tata kelolanya juga semakin baik, sehat, dan maju. Manfaatnya juga semakin dirasakan masyarakat," ujarnya.
Pak Yes sapaan akrabnya menambahkan, penguatan koperasi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan yang terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, ekonomi Lamongan tumbuh sebesar 5,90 persen secara tahunan (year-on-year), kemudian meningkat menjadi 10,79 persen secara kuartalan (quarter-to-quarter) pada triwulan I tahun 2026.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Sebagaimana yang dikatakan Bu Gubernur Khofifah, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur triwulan I ini meningkat dan 60 persennya merupakan kontribusi koperasi dan UMKM, begitu juga di Lamongan. Mari kita jaga bersama dengan menguatkan solidaritas dan meningkatkan tata kelola agar koperasi kita semakin profesional dan semakin modern sebagaimana yang dipesankan Bu Gubernur," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....