BPJSTK Jamin Keselamatan Ratusan Mahasiswa KKN Unirow Tuban

  • 20 Jul 2026 20:41 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Sebanyak 561 mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban resmi dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026. Dalam rangka menjamin keselamatan selama masa pengabdian, seluruh peserta dipastikan telah terdaftar sebagai peserta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

‎‎Upacara pemberangkatan yang berlangsung pada Senin 20 Juli 2026 tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur, jajaran pimpinan serta pengawas PPLP-PT PGRI Tuban, dosen pembimbing lapangan, dan seluruh peserta KKN. Acara ditandai dengan penyematan atribut secara simbolis serta penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan mahasiswa.

‎Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Irvansyah Utoh Banja, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen untuk memberikan rasa aman dan produktivitas bagi mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa perlindungan yang diberikan mencakup seluruh rangkaian kegiatan KKN, mulai dari perjalanan menuju lokasi hingga mahasiswa kembali ke kampus.

‎"Kami memastikan seluruh mahasiswa KKN Unirow mendapatkan perlindungan penuh. Jaminan yang diberikan meliputi biaya pengobatan medis akibat kecelakaan kerja hingga sembuh total, serta santunan bagi ahli waris apabila terjadi risiko meninggal dunia," ujar Irvansyah.

‎‎Di sisi lain, Rektor Unirow, Warli, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis yang telah lama terjalin antara Unirow dan BPJS Ketenagakerjaan. Meski telah terlindungi, ia tetap mengimbau para mahasiswa untuk selalu waspada.

‎‎"Meskipun kalian sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, saya minta tetap jaga diri baik-baik, patuhi aturan yang berlaku. Dan segera berkoordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) jika menemukan kendala di lapangan," ucap Rektor.

‎Tahun ini, mahasiswa akan ditempatkan di 32 kelompok yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Tuban (19 kelompok), Bojonegoro (3 kelompok), dan Rembang (10 kelompok). Rektor Unirow secara khusus dijadwalkan akan mengantar langsung mahasiswa yang bertugas di wilayah Kabupaten Rembang.

‎Mengusung tema “Implementasi Kampus Berdampak Melalui Suksesi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah)”, program KKN ini dirancang untuk mencetak agen perubahan di masyarakat. Selain memberikan dampak langsung bagi warga desa, program KKN ini juga menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah empati, tanggung jawab sosial, keterampilan bernegosiasi, serta kemampuan bekerja dalam tim di lingkungan yang baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....