Songgola, Produk Ciptaan Siswa MAN 1 Lamongan Songkok Berbahan Eceng Gondok
- 07 Jul 2026 10:15 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Inovasi berbasis lingkungan lahir dari tangan pelajar Kabupaten Lamongan. Dua siswa MAN 1 Lamongan, Mohammad Rizqi Hisyam dan Najwa Aqilah Zahrotun Nadhifa, berhasil mengembangkan Songgola (Songkok Eceng Gondok Lamongan), sebuah peci ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah tanaman eceng gondok sebagai bahan baku utama.
Produk tersebut mengusung konsep fashion berkelanjutan dengan memadukan material alami, identitas budaya lokal, serta sentuhan teknologi digital. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi solusi atas persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang baru bagi industri kreatif berbasis potensi daerah.
Berawal dari melimpahnya pertumbuhan eceng gondok di sejumlah perairan Lamongan yang selama ini dianggap sebagai gulma, kedua pelajar tersebut melihat potensi ekonomi dari tanaman tersebut. Melalui proses riset dan berbagai tahapan eksperimen, eceng gondok diolah menjadi lembaran serat yang kuat, ringan, dan memiliki nilai estetika tinggi.
Serat tersebut kemudian diaplikasikan sebagai material utama dalam pembuatan Songgola sehingga menghasilkan produk yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki daya tarik tersendiri. Mohammad Rizqi Hisyam mengatakan, Songgola dirancang bukan sekadar sebagai produk fashion, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya melestarikan budaya lokal.
"Melalui Songgola kami ingin menunjukkan bahwa limbah alam dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi. Kami berharap inovasi ini mampu menjadi solusi terhadap persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif baru di Lamongan," ujarnya, Selasa 7 Juli 2026.
Keunikan Songgola juga terlihat pada desainnya yang mengangkat motif khas Batik Lamongan dengan sentuhan modern. Perpaduan unsur tradisional dan kontemporer tersebut membuat produk ini tampil lebih eksklusif sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Selain itu, setiap produk dilengkapi QR Code yang dapat dipindai menggunakan telepon pintar. Fitur tersebut memberikan akses kepada pengguna untuk mengetahui filosofi motif batik, proses produksi ramah lingkungan, hingga perjalanan inovasi yang dilakukan para pengembangnya.
Tak hanya mengedepankan aspek estetika dan edukasi, Songgola juga dibekali fitur Hide Pocket atau kantong tersembunyi di bagian dalam peci. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan uang tunai, kartu identitas, maupun benda kecil lainnya secara aman tanpa mengurangi kenyamanan saat digunakan.
Sementara itu, Najwa Aqilah Zahrotun Nadhifa mengatakan, Songgola lahir dari keinginan menghadirkan solusi sederhana atas persoalan lingkungan dengan memanfaatkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi. "Kami berharap Songgola dapat menginspirasi lebih banyak pelajar untuk melihat peluang dari berbagai persoalan di sekitar. Dengan kreativitas dan kemauan untuk terus belajar, kami percaya akan lahir lebih banyak inovasi lokal yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....