Fraksi PDI Perjuangan Soroti Alih Fungsi Hutan, Usulkan Reboisasi Diperkuat
- 17 Jun 2026 23:08 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Erna Sujarwati, menyoroti pentingnya menjaga fungsi lahan hutan di Kabupaten Lamongan. Hal tersebut disampaikannya saat menyampaikan pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Lamongan terkait Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di gedung DPRD Lamongan, Rabu 17 Juni 2026.
Menurut Erna, kondisi lahan hutan di sejumlah wilayah selatan Lamongan saat ini memerlukan perhatian serius. Ia menilai penebangan pohon yang terus berlangsung harus diimbangi dengan upaya reboisasi agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar di masa mendatang. "Saya rasa dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, serta pemangku kewenangan kehutanan seperti KPH Mojokerto dan wilayah lainnya. Penebangan pohon boleh dilakukan, tetapi harus disertai reboisasi. Jika tidak, banyak risiko yang akan dihadapi masyarakat di kemudian hari," ujarnya.
Erna mengaku telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah kawasan hutan di wilayah Kedungpring, Ngimbang, Sambeng, Mantup hingga perbatasan Jombang. Dari hasil pengamatannya, banyak kawasan yang sebelumnya berupa hutan kini beralih fungsi menjadi lahan pertanian, terutama untuk tanaman jagung.
Menurutnya, peningkatan luas lahan pertanian memang dapat mendukung program ketahanan pangan. Namun, ia mengingatkan bahwa manfaat tersebut harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. "Ketahanan pangan memang penting, tetapi dampak jangka panjangnya juga harus diperhatikan. Jika hutan terus berkurang, ancaman banjir, longsor, hingga kekeringan akan semakin besar," katanya.
Ia mencontohkan beberapa wilayah yang sebelumnya tidak pernah mengalami banjir kini mulai terdampak genangan saat musim hujan. Selain itu, di jalur Lamongan menuju Jombang juga mulai ditemukan titik-titik longsor akibat berkurangnya vegetasi penahan tanah di sekitar kawasan hutan.
Erna menilai kondisi tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih serius dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, keberadaan pohon memiliki peran penting dalam menyerap air, mencegah erosi, serta menjaga ketersediaan sumber air bagi masyarakat. Apalagi di tengah ancaman perubahan iklim dan potensi musim kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino.
"Kalau pohon-pohon besar sudah tidak ada, penyerapan air pasti berkurang. Dampaknya bukan hanya banjir saat musim hujan, tetapi juga kekeringan saat musim kemarau. Pada akhirnya pemerintah daerah juga harus menyiapkan anggaran yang lebih besar untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat," tuturnya.
Fraksi PDI Perjuangan berharap pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dan lintas kewenangan dalam pengelolaan kawasan hutan, sekaligus mendorong program reboisasi secara berkelanjutan guna menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....