Gowes ke Bukit Kapur Pegat, Warnai Tahun Baru Hijriah di Babat
- 16 Jun 2026 17:28 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, berlangsung berbeda dari biasanya. Ratusan peserta mengikuti kegiatan gowes bersama dari RSNU Babat menuju kawasan Bukit Kapur Pegat Babat, Selasa 15 Juni 2026, sebagai bentuk syiar sekaligus ajang silaturahmi masyarakat.
Peserta tidak hanya berasal dari Lamongan, tetapi juga datang dari sejumlah daerah sekitar seperti Bojonegoro, Tuban, dan Gresik. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari dengan memadati lokasi start untuk mengikuti rute yang telah disiapkan panitia.
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Gus Maksum Faqih turut hadir dan membaur bersama peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam perlu dikemas dengan kegiatan yang dekat dengan masyarakat sehingga mampu membangkitkan kembali semangat menyambut tahun baru Hijriah.
“Alhamdulillah, peringatan 1 Muharram ini dilaksanakan dengan gowes bersama warga masyarakat Babat dan sekitarnya. Ini momentum kebersamaan, kekeluargaan, mencari sehat, mencari berkah, sekaligus mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menghidupkan kembali tradisi peringatan Tahun Baru Islam yang dalam beberapa tahun terakhir mulai berkurang gaungnya di tengah masyarakat. “Ke depan kita ingin bersama-sama menghidupkan kembali semangat peringatan Tahun Baru Islam. Momentum seperti ini sangat positif karena mampu menyatukan masyarakat dari berbagai daerah,” katanya.
Menariknya, persiapan kegiatan tersebut dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Namun respons masyarakat justru melampaui ekspektasi panitia. “Persiapan kami kurang dari satu minggu. Bahkan setelah diumumkan hanya beberapa hari, antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan seluruh panitia,” tuturnnya.
Selain menikmati suasana alam Bukit Kapur Pegat yang menjadi ikon wisata di wilayah Babat, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik. Hadiah utama berupa paket umrah menjadi daya tarik tersendiri yang semakin menyemarakkan kegiatan tersebut.
Gus Maksum menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan upaya membangun tradisi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Ini bukan hanya acara seremonial. Kami ingin menjadikannya kegiatan yang bermanfaat, menyehatkan, memperkuat silaturahmi, sekaligus menjadi syiar Islam yang menggembirakan. Insyaallah akan terus berlanjut jika antusiasme masyarakat tetap tinggi,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....