Lamongan Lepas Lima Kontainer Ekspor ke Mancanegara
- 10 Jun 2026 18:46 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi secara simbolis memberangkatkan lima truk kontainer berisi produk ekspor ke berbagai negara tujuan dalam gelaran Lamongan Exportiva 2026 yang berlangsung di GOR Lamongan, Rabu 10 Juni 2026. Pelepasan kontainer ekspor tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendorong peningkatan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar internasional sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Bupati yang akrab disapa Yes mengatakan Lamongan Exportiva kembali digelar karena tingginya antusiasme dan kebutuhan para pelaku ekspor terhadap informasi pasar global serta peluang perdagangan internasional. Menurutnya, sejumlah eksportir yang ditemuinya mengaku membutuhkan berbagai produk UMKM Lamongan, mulai dari bumbu-bumbu hingga pasta bumbu siap pakai yang memiliki potensi besar untuk dipasarkan ke luar negeri.
“Artinya kita memiliki banyak produk UMKM yang sebenarnya sangat potensial untuk diekspor. Event ini kita harapkan mampu menggairahkan dan mendorong produk-produk Lamongan agar bisa menembus pasar global, sehingga turut menyumbangkan devisa bagi negara,” ujarnya.
Ia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus konsisten melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM. Saat ini, kata dia, banyak produk UMKM Lamongan yang telah masuk ke jaringan ritel modern dan terus didorong untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri yang berkembang di daerah.
Bupati Yuhronur juga menyebut masuknya berbagai investasi industri ke Lamongan menjadi peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksinya agar mampu bersaing di pasar ekspor.
Terkait target ekspor, Pemkab Lamongan berharap terjadi peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Meski tidak menetapkan angka secara rinci, pemerintah daerah menargetkan kenaikan volume produk ekspor sedikitnya sekitar 10 persen. “Kita harapkan ada peningkatan. Setidaknya sekitar 10 persen produk-produk Lamongan bisa lebih banyak diekspor ke luar negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar global,” katanya.
Produk ekspor unggulan Lamongan yang memiliki potensi besar di pasar internasional antara lain berasal dari sektor agribisnis dan perikanan. Kawasan Pantura Lamongan dikenal sebagai sentra industri pengolahan hasil laut yang produknya telah menembus berbagai negara.
Terdapat 4 perusahaan yang bergabung dalam Lamongan Exportiva tahun ini antara lain PT. Bumi Menara Inter Nusa (perikanan), PT Builyed Indonesia (sepatu), PT. Shoetown Mustika Indonesia (sepatu) dan PT. Quality Work (furnitur). Selain itu terdapat juga UMKM lokal yang melebarkan sayap ke luar negeri seperti Koko Nono, Kirana Food, Tikar Ansa, dan Paradila.
Produksi barang ekspor akan menjangkau pasar negara - negara besar seperti, Jepang, Cina, United States of America, Thailand, Australia, Hong Kong, Filipina, Canada, Malaysia, dan Singapura.
Melalui Lamongan Exportiva 2026, Pemkab Lamongan berharap semakin banyak pelaku usaha, UMKM, dan industri lokal yang mampu memperluas jaringan pemasaran internasional serta meningkatkan nilai tambah produk daerah di pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....