Dukung Cegah Stunting, Babinsa Karanggeneng Dampingi Penimbangan Balita

  • 07 Jun 2026 12:15 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Upaya percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kesehatan generasi muda terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Posyandu Balita yang mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 0812/15 Karanggeneng di Balai Desa Karanggeneng, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Minggu, 7 Juni 2026.

Babinsa Koramil 0812/15 Karanggeneng, Serda Edi Siswanto, hadir langsung mendampingi para kader Posyandu dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada balita dan orang tua yang mengikuti kegiatan tersebut. Dalam kegiatan itu, Serda Edi tidak hanya melakukan pemantauan wilayah, tetapi juga membantu berbagai tahapan pelayanan Posyandu, mulai dari pendaftaran peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan balita, hingga pembagian makanan tambahan (PMT) bergizi.

Kehadiran Babinsa di tengah pelayanan kesehatan masyarakat dinilai mampu memperkuat koordinasi dan mendukung kelancaran pelaksanaan program pemantauan tumbuh kembang anak di tingkat desa. Danramil 0812/15 Karanggeneng, Kapten Cke Sunarko, mengatakan pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi kader Posyandu dan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi balita. Kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, sehingga perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Babinsa,” kata Kapten Sunarko.

Menurutnya, upaya penurunan angka stunting membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir untuk mendukung dan mengawal berbagai program kesehatan di wilayah binaan agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi yang berkelanjutan agar kondisi kesehatan dan gizi anak-anak dapat dipantau secara rutin, sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ujarnya.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan Posyandu juga menjadi sarana edukasi bagi para orang tua mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak, pemenuhan gizi seimbang, serta pencegahan stunting sejak dini. Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa bersama kader Posyandu dan tenaga kesehatan, diharapkan partisipasi masyarakat untuk rutin membawa balitanya ke Posyandu semakin meningkat.

Dengan demikian, setiap potensi gangguan pertumbuhan anak dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara tepat. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya generasi penerus yang sehat serta berkualitas di Kabupaten Lamongan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....