Harga Bumbu Dapur di Pasar Sidoharjo Lamongan Merangkak Naik usai Iduladha
- 01 Jun 2026 11:49 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Harga sejumlah komoditas bumbu dapur dan sayur-mayur di Pasar Sidoharjo, Kabupaten Lamongan, mengalami kenaikan signifikan usai Iduladha. Kondisi tersebut dikeluhkan para pedagang karena berdampak pada menurunnya jumlah pembeli dan penjualan.
Pantauan di Pasar Sidoharjo, Senin 1 Juni 2026, kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai dan bawang merah. Para pedagang menduga cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi menjadi salah satu faktor penyebab berkurangnya pasokan dari petani.
Salah seorang pedagang bumbu dapur, Sutri mengatakan hampir seluruh komoditas yang dijual mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir. "Harga yang naik itu bawang merah, cabai besar, cabai kecil. Naik semua," katanya.
Ia menjelaskan, harga bawang merah ukuran besar yang sebelumnya berkisar Rp. 40 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp. 50 ribu per kilogram. Sementara bawang merah ukuran kecil dijual sekitar Rp. 40 ribu per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit yang sebelumnya berada di kisaran Rp. 60 ribu per kilogram, kini mencapai Rp. 85 ribu per kilogram. Adapun cabai merah besar naik dari Rp. 50 ribu menjadi Rp. 80 ribu per kilogram.
Menurut Sutri, tingginya curah hujan diduga memengaruhi hasil panen petani sehingga pasokan komoditas hortikultura ke pasar berkurang. "Naik semua. Mungkin karena sering hujan, jadi tanaman banyak yang terdampak," ujarnya.
Tidak hanya bumbu dapur, sejumlah komoditas sayuran juga mengalami kenaikan harga. Buncis yang sebelumnya dijual Rp15 ribu per kilogram kini menjadi Rp. 25 ribu per kilogram. Harga wortel naik dari Rp. 18 ribu menjadi Rp. 20 ribu per kilogram, sedangkan kubis naik dari Rp. 8 ribu menjadi Rp. 10 ribu per kilogram.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas perdagangan di pasar. Sutri mengaku jumlah pembeli menurun karena masyarakat cenderung mengurangi belanja saat harga kebutuhan pokok meningkat. "Pasar sekarang sepi. Biasanya ramai, sekarang pembeli berkurang karena harga mahal," tuturnya.
Para pedagang berharap harga komoditas segera kembali stabil sehingga daya beli masyarakat dapat pulih dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional kembali bergairah. Kenaikan harga sejumlah bahan pangan ini juga menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi pengeluaran rumah tangga masyarakat menjelang pertengahan tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....